Misteri Ekor 3I/ATLAS Menghilang Pasca Mendekati Matahari

1 Min Read

Komet antarbintang 3I/ATLAS kembali mencuri perhatian dunia astronomi setelah citra pasca-perihelionnya menunjukkan absennya ekor komet yang seharusnya terbentuk. Fenomena tak terduga ini, yang terjadi setelah objek tersebut mencapai titik terdekatnya dengan Matahari pada 30 Oktober 2025, memicu spekulasi dan pertanyaan mendalam di kalangan ilmuwan mengenai sifat sebenarnya dari pengunjung antarbintang ketiga yang pernah terdeteksi di tata surya kita.

Observasi awal terhadap 3I/ATLAS pada Juli 2025 telah menunjukkan tanda-tanda aktivitas komet, termasuk koma samar dan potensi elongasi mirip ekor. Namun, setelah melewati perihelion, harapan untuk melihat ekor debu yang terang dan ikonik justru tidak terwujud dalam banyak pengamatan terbaru yang dilakukan pada awal November 2025.

Profesor Avi Loeb, astrofisikawan terkemuka dari Harvard University, menyatakan keprihatinannya atas anomali ini.

Share This Article