Tim nasional Brasil sedang menghadapi sorotan tajam terkait posisi penyerang tengah, atau nomor 9, menjelang Copa Dunia 2026. Performa penyerang seperti Richarlison yang belum mencetak gol sejak Piala Dunia 2022 menjadi perhatian, sementara talenta muda Endrick justru menjadi top skorer tim meski minim kesempatan bermain penuh. Situasi ini memunculkan pertanyaan besar tentang strategi pelatih Carlo Ancelotti dalam menentukan ujung tombak Seleção. Pertarungan untuk memperebutkan jersey keramat nomor 9 di tim Brasil semakin memanas seiring dengan semakin dekatnya Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.
Richarlison, yang pernah menjadi pahlawan dengan tiga gol di Piala Dunia 2022 Qatar, kini mengalami paceklik gol yang signifikan di level internasional. Sejak turnamen tersebut, Richarlison belum sekalipun mencatatkan namanya di papan skor untuk tim Samba. Ini termasuk dalam delapan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 dan empat pertandingan Copa América 2024, dengan total 387 menit bermain di kualifikasi dan 124 menit di Copa América. Namun, di level klub, Richarlison menunjukkan peningkatan performa. Ia berhasil mencetak 11 gol dalam 28 pertandingan Premier League musim 2023-2024 bersama Tottenham. Kondisi mentalnya juga sempat terganggu setelah Piala Dunia 2022. \
