Harga BBM Terbaru 3 November Bensin Turun Solar Naik

2 Min Read

JAKARTA – Para pengendara kendaraan bermotor di seluruh Indonesia mulai 3 November 2025 dihadapkan pada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) yang beragam. PT Pertamina (Persero), Shell Indonesia, dan BP-AKR secara serentak melakukan perubahan harga, di mana mayoritas jenis bensin mengalami penurunan, sementara harga solar justru kompak merangkak naik. Penyesuaian ini berlaku di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh negeri, meskipun rincian harga dapat bervariasi di setiap wilayah.

PT Pertamina (Persero) mengumumkan kenaikan harga untuk beberapa produk BBM nonsubsidi jenis diesel, sementara harga bensin sebagian besar tetap stabil. Di wilayah Jakarta, Pertamina Dex (CN 53) kini dibanderol Rp 14.200 per liter, naik dari sebelumnya Rp 14.000. Sementara itu, Dexlite (CN 51) juga mengalami kenaikan menjadi Rp 13.900 per liter dari harga sebelumnya Rp 13.700. Untuk jenis bensin, harga Pertamax tetap stabil di angka Rp 12.200 per liter, Pertamax Turbo Rp 13.100 per liter, dan Pertamax Green 95 di Rp 13.000 per liter. Harga BBM subsidi, yakni Pertalite tetap Rp 10.000 per liter dan Solar subsidi Rp 6.800 per liter, tidak mengalami perubahan.

Di sisi lain, Shell Indonesia menunjukkan tren yang berbeda untuk produk bensinnya. Hampir seluruh jenis bensin Shell mengalami penurunan harga. Shell Super (RON 92) turun menjadi Rp 12.680 per liter dari Rp 12.890. Shell V-Power (RON 95) kini dijual Rp 13.260 per liter dari Rp 13.420. Begitu pula Shell V-Power Nitro+ (RON 98) yang turun menjadi Rp 13.480 per liter dari Rp 13.590. Namun, untuk produk diesel, Shell V-Power Diesel (CN 51) justru naik tipis menjadi Rp 14.410 per liter dari Rp 14.270. \

Share This Article