Amazon, raksasa teknologi global yang didirikan oleh miliarder Jeff Bezos, secara resmi meluncurkan layanan internet satelitnya, Amazon Leo, yang sebelumnya dikenal sebagai Project Kuiper. Inisiatif ambisius ini diposisikan sebagai penantang serius bagi Starlink milik Elon Musk, menandai era baru persaingan sengit di pasar konektivitas internet global.
Peluncuran Amazon Leo menunjukkan komitmen Bezos untuk memasuki arena internet satelit orbit rendah (LEO) yang berkembang pesat. Dengan klaim kecepatan unduh hingga 1 Gigabits per detik (Gbps) untuk layanan Ultra-nya, Amazon Leo berpotensi melampaui kemampuan Starlink saat ini, menawarkan konektivitas berkecepatan tinggi yang stabil bagi berbagai segmen pelanggan di seluruh dunia. Target pasar meliputi sektor residensial, bisnis, hingga pemerintah, khususnya di area terpencil dan kurang terlayani.
Amazon telah mengambil langkah signifikan dengan meluncurkan satelit pertamanya dan memulai fase uji coba di berbagai lokasi. Perusahaan ini telah mendapatkan izin untuk mengerahkan total 3.236 satelit LEO, membentuk konstelasi yang masif untuk mendukung jaringan globalnya. \
