Hojlund Hancurkan Juventus di Maradona, Napoli Unggul Cepat

3 Min Read

Napoli berhasil unggul cepat atas Juventus dalam laga sengit Serie A yang berlangsung di Stadion Diego Armando Maradona, Sabtu (7/12/2025) malam waktu setempat. Gol tunggal Rasmus Hojlund di menit awal babak pertama membawa Partenopei memimpin 1-0. Pertandingan ini menjadi sorotan penting bagi kedua tim yang memiliki ambisi besar di papan atas klasemen.

Gol krusial tersebut tercipta pada menit ke-7. Berawal dari penetrasi lincah Neres di sisi kanan penyerangan, pemain asal Portugal itu melepaskan umpan silang mendatar yang akurat ke dalam kotak penalti. Rasmus Hojlund, dengan sigap menyambar bola di tiang dekat, berhasil menaklukkan kiper Juventus, Di Gregorio, tanpa kesulitan. Selebrasi meriah langsung pecah di stadion, menunjukkan pentingnya gol pembuka ini bagi tim tuan rumah.

Peluit kickoff dibunyikan pada pukul 20.45 waktu setempat, mengawali jornada ke-14 Serie A musim 2025-2026. Laga ini diprediksi berjalan ketat mengingat posisi kedua tim di klasemen. Napoli berambisi untuk kembali merebut puncak klasemen setelah sempat disalip Inter, sementara Juventus berjuang keras untuk terus merangkak naik menuju zona Liga Champions. “Ini akan menjadi pertandingan penting mengingat hasil-hasil tim lain. Kami harus menjaga konsistensi, ini akan menjadi laga langsung ketiga berturut-turut di liga. Juve adalah tim yang kuat dan sedang membangun kembali kekuatannya,” ujar Direktur Olahraga Napoli, Manna, seperti dilansir *Corriere dello Sport*, sebelum pertandingan dimulai.

Atmosfer di Maradona memanas sejak sebelum pertandingan. Suporter Napoli menyambut tim Juventus dengan siulan dan sorakan, terutama bagi Luciano Spalletti yang kini menukangi Bianconeri. Spalletti kembali ke markas lamanya setelah sukses membawa Napoli meraih Scudetto, sebuah momen yang penuh emosi bagi sang pelatih. Setelah gol Hojlund, beberapa laporan menyebut adanya lemparan petasan dari Curva A, menandakan intensitas dukungan fans Napoli.

Susunan pemain Napoli yang diturunkan oleh pelatih Antonio Conte menggunakan formasi 3-4-3, dengan Milinkovic-Savic di bawah mistar. Lini belakang diisi oleh Beukema, Rrahmani, dan Buongiorno. Di lini tengah, Di Lorenzo, Elmas, McTominay, dan Olivera menjadi motor tim, sementara trio penyerang Neres, Lang, dan Hojlund dipercaya menggedor pertahanan Juventus. Di kubu Juventus, pelatih Luciano Spalletti memilih formasi serupa, 3-4-2-1. Di Gregorio menjadi penjaga gawang, dikawal oleh Kalulu, Kelly, dan Koopmeiners. Lini tengah diisi oleh Cambiaso, Locatelli, K. Thuram, dan Cabal, dengan Conceiçao dan McKennie mendukung striker tunggal Yildiz.

Kedua pelatih melakukan beberapa perubahan strategis. Di kubu Napoli, Elmas dipercaya mengisi posisi Lobotka yang cedera, sementara Olivera memenangkan persaingan di bek kiri. Untuk Juventus, Spalletti memilih mengandalkan duet Conceiçao dan Yildiz di lini serang, dengan David dan Openda yang sempat menjadi akuisisi musim panas, duduk di bangku cadangan. Keputusan ini menunjukkan upaya strategis untuk mengatasi absennya Dusan Vlahovic yang dikabarkan mengalami cedera.

Kembalinya Luciano Spalletti ke Maradona menjadi salah satu narasi utama dalam pertandingan ini. Mantan pelatih Napoli itu meninggalkan kenangan manis setelah mempersembahkan gelar Serie A. Mengenai kepulangannya, Spalletti menyampaikan sentimennya. \

Share This Article