Real Madrid harus menelan pil pahit setelah secara mengejutkan takluk 0-2 dari Celta Vigo dalam lanjutan LaLiga di kandang sendiri, Stadion Santiago Bernabeu, pada Minggu, 7 Desember 2025. Kekalahan ini sontak memicu sorotan tajam, terutama kepada pelatih Xabi Alonso. Namun, gelandang bertahan El Real, Aurelien Tchouameni, dengan tegas membela sang pelatih, menyatakan bahwa kegagalan tersebut bukan kesalahan Alonso, melainkan karena performa pemain di lapangan yang tidak maksimal.
Gol-gol kemenangan Celta Vigo dicetak oleh Williot Swedberg yang berhasil menjebol gawang Real Madrid sebanyak dua kali. Situasi semakin buruk bagi Los Blancos setelah dua pemain mereka, Fran García dan Álvaro Carreras, diganjar kartu merah oleh wasit. Akibatnya, Madrid harus menyelesaikan pertandingan dengan hanya sembilan pemain, yang memperparah kesulitan mereka untuk mengejar ketertinggalan.
Kekalahan di kandang ini menambah daftar panjang hasil kurang memuaskan bagi Real Madrid. Dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi, tim asuhan Xabi Alonso hanya mampu meraih dua kemenangan. Tren negatif ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai strategi dan kepemimpinan Alonso, yang baru saja bergabung dengan tim.
Menanggapi kritikan yang mengarah kepada Alonso, Aurelien Tchouameni tampil ke depan untuk memberikan pembelaan. \
