Sebuah ledakan hebat melanda jalur pipa gas Escravos-Lagos yang krusial di Nigeria pada 10 Desember 2025, mengganggu pasokan gas ke pengguna industri dan pembangkit listrik di wilayah barat daya negara tersebut. Perusahaan minyak negara Nigeria, NNPC Ltd, mengkonfirmasi insiden ini pada Kamis malam, memicu respons darurat dan menimbulkan kekhawatiran serius terhadap stabilitas pasokan energi di negara paling padat penduduk di Afrika ini.
Insiden ledakan tersebut terjadi di dekat komunitas Tebijor, Okpele, dan Ikpopo di Negara Bagian Delta. Pipa Escravos-Lagos merupakan arteri vital dalam jaringan gas Nigeria, dengan kapasitas untuk memompa 2,2 miliar kaki kubik gas per hari. Pipa ini sangat penting dalam menyalurkan gas alam ke berbagai fasilitas industri dan pembangkit listrik yang menjadi tulang punggung perekonomian regional.
NNPC Ltd segera mengaktifkan prosedur tanggap darurat setelah ledakan terdeteksi. Observasi awal mengindikasikan adanya penurunan tekanan yang signifikan, konsisten dengan kehilangan penahanan pada pipa. Hal ini mengisyaratkan kerusakan serius pada integritas jalur pipa yang memerlukan penanganan segera untuk mencegah eskalasi masalah.
