Badai Tembakan Tiga Angka Blazers Tumbangkan Warriors

4 Min Read

Portland, Oregon – Portland Trail Blazers berhasil menumbangkan Golden State Warriors dengan skor ketat 136-131 dalam pertandingan mendebarkan yang berlangsung di Moda Center, Minggu (14/12/2025). Kemenangan ini didorong oleh performa menembak tiga angka yang luar biasa dari Blazers, yang secara efektif menetralkan upaya heroik dari bintang Warriors, Stephen Curry. Hasil ini juga mengakhiri tiga kekalahan beruntun yang dialami Blazers.

Blazers menampilkan akurasi menembak yang mencengangkan dari luar garis tiga angka, berhasil memasukkan 20 dari 39 percobaan (51,3%). Keberhasilan ini menjadi kunci kemenangan mereka, terutama saat Warriors berusaha keras untuk mengambil alih kendali pertandingan melalui penampilan gemilang Curry. Shaedon Sharpe dan Jerami Grant menjadi motor utama Blazers, masing-masing menyumbangkan 35 poin yang impresif.

Stephen Curry, meskipun kalah, tetap menunjukkan kelasnya dengan mencetak 48 poin, termasuk 12 tembakan tiga angka. Penampilan Curry sempat membuat Warriors memimpin, namun kegigihan Blazers dalam melancarkan tembakan jarak jauh terbukti lebih superior. Pertandingan ini diwarnai aksi saling balas tembakan tiga angka yang membuat skor terus berkejaran hingga kuarter terakhir.

“Kami berhasil melewati badai itu dan menjaga pertandingan tetap ketat,” kata seorang analis pertandingan seperti dilansir Blazer’s Edge, mengacu pada dominasi Stephen Curry yang hampir membalikkan keadaan. Analis tersebut menambahkan bahwa kemampuan Blazers untuk tetap tenang di bawah tekanan menjadi faktor krusial dalam menahan gempuran Warriors.

Kemenangan ini terasa lebih manis bagi Blazers mengingat mereka merupakan salah satu tim dengan persentase tembakan tiga angka terendah di NBA musim ini. Namun, dalam beberapa pertemuan melawan Warriors, mereka menunjukkan performa berbeda. “Blazers menunjukkan malam menembak yang sangat panas, meskipun statistik menunjukkan mereka adalah unit jarak jauh yang paling tidak mengancam,” demikian laporan The Press Democrat, menyoroti kontrasnya performa tim Portland dalam laga ini.

Kembalinya Draymond Green ke lineup Warriors setelah absen karena cedera dan alasan pribadi tidak mampu mengubah nasib timnya. Green mencatatkan delapan *turnover* yang merugikan, meskipun ia juga menyumbangkan delapan *assist* dan tujuh *rebound*. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan kestabilan bagi Warriors, namun malam itu, ia kesulitan mengimbangi tempo dan akurasi Blazers.

Blazers memulai pertandingan dengan intensitas tinggi, menunjukkan niat untuk mengakhiri rentetan kekalahan mereka. Mereka membangun keunggulan awal dengan memanfaatkan celah di pertahanan Warriors dan mengeksekusi tembakan tiga angka dengan persentase tinggi. Kendati demikian, Curry dengan cepat membalas, melepaskan serangkaian tembakan jarak jauh yang membuat Warriors tetap dalam jangkauan.

Memasuki kuarter keempat, pertandingan semakin memanas. Warriors mencoba memanfaatkan pengalaman dan ketajaman Curry untuk membalikkan keadaan. Curry mencetak 18 poin di kuarter ketiga dan 18 poin lagi di kuarter keempat, sebuah performa individu yang luar biasa. Namun, setiap kali Warriors mendekat, Blazers selalu menemukan jawaban dengan tembakan tiga angka krusial dari Sharpe, Grant, atau pemain pendukung lainnya.

Dengan kurang dari satu menit tersisa, Warriors sempat memperkecil selisih menjadi satu poin. Namun, Deni Avdija dari Blazers berhasil memasukkan dua tembakan bebas penting yang memperlebar jarak. Kegagalan Curry dalam upaya *layup* dan *turnover* di detik-detik akhir pertandingan memastikan kemenangan bagi Portland Trail Blazers.

Kemenangan ini tidak hanya memberikan dorongan moral yang signifikan bagi Blazers, tetapi juga menunjukkan potensi mereka ketika para penembak mereka sedang panas. Bagi Warriors, kekalahan ini menjadi pengingat akan pentingnya konsistensi pertahanan, terutama dalam menghadapi tim yang mampu meledak dengan tembakan tiga angka. Ini merupakan pertemuan ketiga antara kedua tim musim ini, dengan Blazers kini memimpin seri musim.

Selanjutnya, Blazers akan berusaha mempertahankan momentum positif ini saat mereka menghadapi jadwal pertandingan yang lebih ketat. Sementara itu, Warriors akan kembali ke papan gambar untuk memperbaiki strategi pertahanan mereka dan memastikan bahwa penampilan individu brilian Curry tidak sia-sia di pertandingan mendatang. Pertarungan sengit antara kedua tim ini menjanjikan kelanjutan rivalitas yang menarik di sisa musim NBA.

Share This Article