Maresca di Ambang Pemecatan di Chelsea

2 Min Read

Manajer Chelsea, Enzo Maresca, dilaporkan berada di ambang pemecatan setelah serangkaian hasil buruk dan retaknya hubungan dengan manajemen klub. Pembicaraan darurat mengenai posisinya diperkirakan akan memuncak pada atau sekitar 1 Januari 2026, dengan banyak laporan mengindikasikan bahwa nasib pelatih asal Italia ini akan ditentukan dalam 48 jam pertama tahun baru.

Kabar mengenai potensi pemecatan Maresca semakin santer setelah Chelsea hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Bournemouth di Stamford Bridge dua hari lalu. Hasil mengecewakan tersebut memicu cemoohan keras dari para penggemar yang memadati stadion, menyuarakan ketidakpuasan terhadap performa tim. Ini menambah tekanan besar pada Maresca yang baru menjabat kurang dari enam bulan.

Sejak November, performa Chelsea memang merosot tajam. The Blues hanya mampu meraih satu kemenangan dari tujuh pertandingan terakhir mereka di liga, sebuah catatan yang jauh di bawah ekspektasi klub raksasa Premier League. Parahnya lagi, Chelsea telah membuang 15 poin dari posisi unggul di liga musim ini, dengan enam di antaranya terjadi di kandang sendiri, Stamford Bridge. Kekalahan dari Leeds United, Atalanta, dan Aston Villa semakin memperkeruh suasana.

Hubungan Maresca dengan jajaran direksi Chelsea juga dilaporkan memburuk. Ada ketegangan yang meningkat antara sang pelatih dengan para petinggi klub, yang berpuncak pada kejadian baru-baru ini. Maresca tidak menghadiri sesi jumpa pers pasca-pertandingan melawan Bournemouth. Meskipun alasan resmi yang diberikan adalah ‘tidak enak badan’, spekulasi yang beredar menyebutkan bahwa Maresca sebenarnya sedang mempertimbangkan masa depannya di klub.

Situasi ini diperparah oleh komentar Maresca sebelumnya yang kontroversial. Sebelum pertandingan melawan Everton, Maresca menyatakan bahwa \

Share This Article