London, Inggris — Kepergian mendadak Enzo Maresca dari kursi kepelatihan Chelsea pada 1 Januari 2026 telah menimbulkan gejolak signifikan, tidak hanya di Stamford Bridge, tetapi juga di kubu lawan, Manchester City. Manajer Manchester City, Pep Guardiola, secara terbuka mengakui kebingungannya dalam mempersiapkan timnya menghadapi The Blues yang kini di bawah arahan pelatih interim, Calum McFarlane, menjelang laga krusial Liga Inggris pada Senin, 5 Januari 2026, dini hari WIB. Pertandingan yang akan digelar di Etihad Stadium ini menjadi ujian berat bagi kedua tim, terutama bagi Chelsea yang harus beradaptasi dengan perubahan manajerial secepat kilat.
Keputusan Chelsea untuk berpisah dengan Maresca datang hanya beberapa hari sebelum bentrokan penting melawan juara bertahan Premier League. Laporan menyebutkan bahwa retaknya hubungan internal antara Maresca dan jajaran petinggi klub, ditambah dengan serangkaian hasil yang kurang memuaskan, menjadi pemicu utama pemutusan kontrak yang seharusnya berakhir pada Juni 2028 itu. Jurnalis kenamaan The Athletic, David Ornstein, bahkan melaporkan adanya pertemuan rahasia Maresca dengan Manchester City saat ia masih menjabat di Chelsea, mengindikasikan kemungkinan kepulangannya ke Etihad jika Pep Guardiola suatu saat hengkang.
Dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Pep Guardiola menyampaikan kekagumannya terhadap Maresca sekaligus mengungkapkan tantangan yang dihadapinya. \
