Emtek Perkuat Genggaman di Superbank Lewat Investasi Rp25 Miliar

5 Min Read

PT Elang Media Visitama (EMV), anak usaha dari konglomerasi media dan teknologi terkemuka, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), kembali menegaskan komitmen investasinya di PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA). Pada awal Januari 2026, EMV mengumumkan akuisisi signifikan saham SUPA, dengan merogoh kocek sebesar Rp25,76 miliar. Langkah strategis ini memperkuat posisi EMV sebagai salah satu pemegang saham pengendali di bank digital yang sedang berkembang pesat tersebut.

Akuisisi terbaru ini melibatkan pembelian sebanyak 28.317.400 lembar saham SUPA. Setiap saham dibeli dengan harga Rp910, yang menandai kepercayaan EMV terhadap valuasi dan prospek pertumbuhan Superbank di masa mendatang. Dengan transaksi ini, porsi kepemilikan EMV di Superbank kini telah meningkat menjadi 27,60% dari total saham yang beredar di publik, memberikan Emtek kontrol yang lebih substansial terhadap arah dan kebijakan operasional Superbank.

“PT Elang Media Visitama selaku Pemegang Saham Pengendali PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) kembali mempertebal kepemilikannya,” demikian dilaporkan Warta Ekonomi, menggarisbawahi konsistensi Emtek dalam memperkuat posisinya. Ini bukan kali pertama EMV melakukan aksi borong saham SUPA. Sebelumnya, pada Desember 2025, entitas anak usaha Emtek ini juga telah membeli sekitar 150 juta lembar saham Superbank, dengan total nilai transaksi mencapai Rp142 miliar. Serangkaian pembelian ini mengindikasikan strategi investasi jangka panjang yang jelas.

Superbank sendiri baru saja resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO) pada 17 Desember 2025. Proses IPO tersebut menarik perhatian luas dari investor, mencerminkan minat pasar yang tinggi terhadap sektor perbankan digital. Keputusan Emtek untuk terus menambah kepemilikan saham pasca-IPO menunjukkan optimisme yang kuat terhadap kinerja dan potensi Superbank di tengah persaingan industri keuangan digital yang semakin ketat.

Investasi berkelanjutan dari Emtek ini juga dapat dilihat sebagai indikasi adanya sinergi yang lebih dalam antara Superbank dengan ekosistem digital luas yang dimiliki Emtek. Ekosistem ini mencakup berbagai platform media dan layanan digital populer seperti Vidio, Bukalapak, hingga kemitraan strategis dengan Grab dan Singtel. Integrasi Superbank dalam ekosistem ini diharapkan dapat menciptakan nilai tambah yang signifikan, memperluas jangkauan layanan bank digital ke jutaan pengguna aktif Emtek.

Dalam lanskap ekonomi digital Indonesia yang terus bertransformasi, bank digital memegang peranan krusial dalam memfasilitasi inklusi keuangan dan transaksi non-tunai. Dengan dukungan Emtek yang memiliki rekam jejak sukses dalam membangun dan mengembangkan bisnis digital, Superbank diposisikan untuk menjadi pemain kunci di sektor ini. Kemampuan untuk memanfaatkan basis pengguna yang besar dari ekosistem Emtek akan menjadi keunggulan kompetitif utama bagi Superbank.

Penambahan kepemilikan saham hingga 27,60% juga memberikan Emtek ruang gerak yang lebih leluasa dalam mengimplementasikan visi strategisnya untuk Superbank. Hal ini mencakup pengembangan produk dan layanan inovatif, ekspansi ke segmen pasar baru, serta penguatan infrastruktur teknologi. Keputusan investasi ini menyoroti kepercayaan manajemen Emtek terhadap kepemimpinan dan tim Superbank untuk mewujudkan visi tersebut.

“Dengan aksi korporasi ini, porsi kepemilikan EMV di Superbank meningkat menjadi 27,60% dari total saham yang beredar,” menurut keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, seperti disampaikan Liputan6.com, memberikan validasi resmi atas transaksi tersebut. Keterbukaan informasi ini penting untuk menjaga transparansi pasar dan memberikan kejelasan bagi para investor mengenai struktur kepemilikan Superbank. Pasar akan terus memantau dampak dari peningkatan kepemilikan ini terhadap kinerja saham SUPA.

Para analis pasar memandang langkah Emtek sebagai sinyal positif bagi prospek jangka panjang Superbank. Kehadiran investor institusional yang kuat dan berkomitmen seperti Emtek dapat memberikan stabilitas dan kepercayaan diri kepada pasar. Ini juga menunjukkan bahwa Emtek tidak hanya berperan sebagai pemegang saham pasif, melainkan sebagai mitra strategis yang aktif dalam mendorong pertumbuhan dan inovasi di Superbank.

Secara keseluruhan, investasi tambahan senilai Rp25,76 miliar oleh Emtek di Superbank adalah langkah strategis yang konsisten. Ini menggarisbawahi komitmen kuat Emtek terhadap masa depan perbankan digital di Indonesia dan potensi Superbank untuk menjadi pemimpin di sektor tersebut. Melalui sinergi ekosistem dan dukungan finansial yang berkelanjutan, Superbank diharapkan dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan layanan keuangan digital di tanah air.

Share This Article