MELBOURNE – Legenda tenis Amerika Serikat, Venus Williams, menyatakan rasa syukurnya yang mendalam setelah menerima fasilitas wild card untuk berkompetisi di babak utama tunggal putri Australian Open 2026. Keputusan ini secara resmi menjadikan Williams, pada usia 45 tahun, sebagai petenis wanita tertua yang pernah berlaga di nomor tunggal utama di Melbourne Park, sebuah pencapaian yang melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh petenis Jepang, Kimiko Date.
Pada hari Sabtu, 17 Januari 2026, Williams berbicara kepada para reporter di Melbourne Park, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Waktu berlalu begitu cepat, dan saya sangat, sangat bersyukur atas kesempatan dari Tennis Australia,” kata Williams seperti dilansir Reuters dan The Japan Times. Ia menambahkan, “Saya bersyukur atas kesempatan untuk bermain di hadapan para penggemar. Saya baru saja menerima begitu banyak dukungan di turnamen-turnamen sebelumnya, berjalan-jalan di kota dan segalanya. Harapan saya adalah bermain sebaik mungkin.”
Penampilan Williams di Australian Open 2026 menandai kembalinya dia ke turnamen Grand Slam setelah absen selama lima tahun di ajang ini. Kembalinya mantan juara Grand Slam tujuh kali ini telah menarik perhatian besar dari komunitas tenis global, tidak hanya karena status legendarisnya tetapi juga karena usianya yang luar biasa untuk seorang atlet profesional di level tertinggi.
Sebelum tiba di Melbourne, Williams menghadapi tantangan berat di awal musim. Ia tercatat mengalami kekalahan di babak pertama sebagai penerima wild card di dua turnamen sebelumnya, yakni di Auckland dan Hobart pada awal Januari 2026. Meskipun demikian, semangat juangnya tetap tidak tergoyahkan. Ia menekankan bahwa persiapan fisiknya telah dilakukan dengan intensif.
“Ada periode di mana saya sangat sibuk sehingga saya harus istirahat seminggu di sana atau tiga hari di sini, tetapi sebagian besar waktu saya berlatih dan berusaha untuk kembali ke performa terbaik saya,” ujar Williams. Pernyataan ini menunjukkan komitmennya yang kuat untuk bersaing di level tertinggi, terlepas dari tantangan usia dan jadwal kompetisi yang terbatas pada musim sebelumnya. Williams diketahui sempat kembali ke dunia tenis musim lalu setelah absen 16 bulan.
Alokasi wild card diskresioner kepada Williams memicu perdebatan di kalangan penggemar dan analis tenis. Beberapa pihak mempertanyakan apakah Williams, yang terakhir kali memenangkan pertandingan Grand Slam pada tahun 2021, layak menerima wild card dibandingkan dengan pemain muda yang sedang naik daun. Namun, para mantan juara Grand Slam seperti Andy Roddick dan Kim Clijsters dengan tegas mendukung partisipasi Williams, menegaskan pentingnya kehadiran ikon seperti dirinya di panggung besar.
Williams memiliki sejarah panjang dan gemilang di Australian Open, setelah dua kali mencapai final di Melbourne Park. Partisipasinya kali ini akan menjadi penampilan ke-22 di babak utama Australian Open. Sebelum pertandingan pembukaan, ia memegang rekor 54 kemenangan dan 21 kekalahan di Melbourne Park, sebuah statistik yang menyoroti dominasinya selama bertahun-tahun.
Di babak pertama, Venus Williams dijadwalkan menghadapi petenis Serbia berusia 24 tahun, Olga Danilović, yang merupakan petenis peringkat 68 dunia. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian berat bagi Williams, yang bertekad untuk menunjukkan kemampuannya di hadapan publik tenis yang antusias.
Selain di nomor tunggal, Williams juga dijadwalkan untuk berkompetisi di nomor ganda putri bersama pasangannya, Ekaterina Alexandrova. Kehadirannya di kedua nomor menunjukkan ambisinya yang tak padam untuk terus berkompetisi dan memberikan yang terbaik di olahraga yang telah membesarkan namanya.
Kembalinya Venus Williams ke Australian Open bukan hanya tentang sebuah kompetisi, melainkan juga tentang perayaan ketahanan, dedikasi, dan inspirasi. Ia terus membuktikan bahwa usia hanyalah angka dalam mencapai impian dan menorehkan sejarah baru di dunia tenis profesional.
