Al-Ahli Andalkan Duet Bek Sayap Baru di Laga Sengit Kontra Al-Ettifaq

4 Min Read

Jeddah – Al-Ahli bersiap menghadapi ujian berat dalam lanjutan Liga Pro Saudi saat menjamu Al-Ettifaq pada Rabu malam, 28 Januari 2026. Pertandingan yang dihelat di Al-Inma Stadium, King Abdullah Sports City, Jeddah, ini akan menjadi panggung debut bagi duet bek sayap baru menyusul krisis pemain di lini belakang tim tuan rumah.

Pelatih Al-Ahli, Matthias Jaissle, dipastikan akan melakukan rotasi signifikan di barisan pertahanan. Keputusan ini diambil setelah tiga pemain kunci di posisi bek harus absen. Bek sayap reguler, Ali Majrashi dan Zakaria Hawsawi, tidak dapat diturunkan karena sanksi skorsing. Sementara itu, bek tengah asal Turki, Merih Demiral, juga harus menepi akibat cedera robekan otot pangkal paha yang dideritanya pada putaran sebelumnya.

Untuk mengisi kekosongan tersebut, Jaissle menunjuk Mohamed Abdulrahman untuk beroperasi di sisi kanan pertahanan, sedangkan Mohamed Bakr akan dipercaya menjaga sektor kiri. Kedua pemain ini diharapkan mampu memberikan keseimbangan dan ketangguhan di lini belakang Al-Ahli di tengah badai cedera dan skorsing yang melanda. Ini adalah pertama kalinya Abdulrahman dan Bakr akan berduet sebagai starter di posisi bek sayap dalam laga penting.

“Situasi ini menuntut kami untuk beradaptasi cepat. Saya memiliki keyakinan penuh pada kemampuan Mohamed Abdulrahman dan Mohamed Bakr untuk mengisi posisi vital ini,” kata pelatih Al-Ahli, Matthias Jaissle, dalam konferensi pers pra-pertandingan seperti dilansir *Yalla Shoot*. “Mereka telah menunjukkan dedikasi dalam latihan dan siap menghadapi tantangan yang ada di depan.” Jaissle menekankan bahwa kedalaman skuad menjadi kunci dalam menghadapi jadwal padat liga.

Laga kontra Al-Ettifaq memiliki makna krusial bagi Al-Ahli dalam perburuan posisi papan atas Liga Pro Saudi. Al-Ahli berambisi untuk memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka dan terus menekan tim-tim di puncak klasemen. Namun, Al-Ettifaq bukanlah lawan yang bisa diremehkan. Tim tamu datang dengan catatan performa tandang yang mengesankan, memenangkan empat pertandingan terakhir mereka di luar kandang dengan agregat gol 9-4, menunjukkan lini serang yang tajam dan pertahanan yang solid.

“Kehilangan tiga bek penting secara bersamaan adalah pukulan telak bagi Al-Ahli,” ujar pengamat sepak bola Arab Saudi, Fahad Al-Qahtani, kepada *Transfermarkt*. “Duet baru di lini sayap akan menghadapi ujian berat, terutama mengingat performa tandang Al-Ettifaq yang impresif. Soliditas pertahanan akan menjadi kunci bagi Al-Ahli untuk meraih hasil positif.” Al-Qahtani menambahkan bahwa tekanan akan ada pada Abdulrahman dan Bakr untuk segera menemukan ritme permainan mereka.

Absennya pemain berpengalaman seperti Majrashi, Hawsawi, dan Demiral tentu akan mengubah dinamika pertahanan Al-Ahli. Kehadiran Abdulrahman dan Bakr, yang relatif kurang jam terbang di posisi ini secara bersamaan, bisa menjadi titik lemah yang coba dieksploitasi oleh lini serang Al-Ettifaq yang agresif. Namun, di sisi lain, ini juga bisa menjadi kesempatan bagi kedua pemain muda untuk membuktikan kualitas mereka dan mengambil peran penting di tim. Adaptasi cepat terhadap sistem permainan Jaissle akan sangat dibutuhkan.

Pelatih Jaissle kemungkinan akan menginstruksikan lini tengah untuk memberikan perlindungan ekstra kepada kedua bek sayap baru. Peran Franck Kessié dan Ziyad Aljohani di lini tengah akan sangat vital dalam memutus serangan lawan sebelum mencapai area pertahanan sayap. Selain itu, kecepatan dan kemampuan Riyad Mahrez serta Wenderson Galeno di lini depan akan diharapkan mampu menciptakan tekanan balik dan mengurangi beban pertahanan.

Pertandingan ini bukan hanya sekadar perebutan tiga poin, melainkan juga ujian mental dan taktik bagi Al-Ahli. Bagaimana duet baru di lini sayap beradaptasi dan tampil di bawah tekanan akan sangat menentukan hasil akhir laga. Kemenangan akan menjaga momentum Al-Ahli dalam persaingan gelar, sementara hasil imbang atau kekalahan dapat menghambat ambisi mereka. Para penggemar akan memantau ketat performa duo dadakan ini dalam menghadapi serangan balik cepat dari Al-Ettifaq. Mereka berharap semangat juang tim tidak luntur meski menghadapi tantangan yang tidak ringan.

Share This Article