ap – Jakarta diguncang kabar duka pada Kamis (11/9/2025) subuh. Sebuah kecelakaan tragis merenggut nyawa seorang suami. Istrinya terluka parah.
Peristiwa mengerikan ini terjadi di Jalan Kavling Polri, Ragunan. Tepatnya di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Suasana pagi yang seharusnya tenang berubah kelabu.
Korban adalah pasangan suami istri, FA (30) dan DNS (28). Motor yang mereka kendarai menabrak sebuah pohon. Dampak tabrakan itu begitu fatal.
Malam masih menyelimuti Jakarta ketika insiden nahas itu terjadi. Pukul 04.15 WIB, jalanan gelap. Saksi mata menuturkan motor melaju sebelum menghantam keras.
Suara benturan keras memecah keheningan dini hari. Beberapa warga sekitar terkejut dan segera berlari menuju sumber suara. Pemandangan di lokasi sangat memilukan.
FA ditemukan terkapar tak bernyawa di ruas jalan. Sementara istrinya, DNS, tergeletak di atas saluran air. Ia masih hidup namun dalam kondisi yang memprihatinkan.
Petugas kepolisian dari Polsek Pasar Minggu segera tiba di lokasi. Laporan diterima, respons cepat pun diberikan. Area kejadian langsung diamankan untuk penyelidikan.
Kompol Anggiat Sinambela, Kapolsek Pasar Minggu, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan dugaan awal mengarah pada kecelakaan tunggal. Tidak ada kendaraan lain terlibat.
“Adanya dugaan kecelakaan lalu lintas pengendara kendaraan roda dua menabrak pohon di TKP,” kata Anggiat. Keterangan ini dikumpulkan dari beberapa saksi mata.
Dari video yang beredar luas, terlihat jelas kondisi pasca-kecelakaan. Tubuh korban tergeletak. Warga yang berkerumun menciptakan kepadatan lalu lintas.
Kejadian ini sontak menyita perhatian. Banyak pengendara yang melintas ikut berhenti. Mereka ingin tahu lebih jauh tentang tragedi yang baru saja terjadi.
Tim medis segera memberikan pertolongan pertama kepada DNS. Ia mengalami luka berat dan membutuhkan penanganan secepatnya. Setiap detik sangat berharga.
Ambulans dikerahkan untuk membawa korban. FA dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Jenazahnya dievakuasi menuju RSUP Fatmawati untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, DNS dilarikan ke RSUD Pasar Minggu. Ia langsung mendapatkan perawatan intensif. Kondisinya dilaporkan kritis, memerlukan perhatian medis penuh.
Kapolsek Anggiat menjelaskan kronologi awal kecelakaan. Motor korban melaju dari pintu barat Taman Margasatwa Ragunan. Tujuan mereka adalah Jalan Paso.
Namun, di tengah perjalanan, nasib berkata lain. Motor oleng dan menghantam pohon. Kecelakaan tak terhindarkan. Pukulan keras merenggut nyawa sang suami.
Penyelidikan mendalam kini ditangani oleh Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan. Mereka akan mengumpulkan bukti. Mencari penyebab pasti kecelakaan tragis ini.
Aspek kecepatan, kondisi jalan, dan faktor penerangan akan dianalisis. Kondisi kendaraan juga menjadi fokus. Apakah ada kerusakan teknis yang turut berperan?
Tragedi ini menjadi pengingat pahit. Bahaya di jalan raya bisa datang kapan saja. Terutama saat dini hari, ketika visibilitas terbatas dan jalanan lengang.
Keluarga korban kini dirundung duka mendalam. Kehilangan mendadak ini pasti meninggalkan luka yang teramat perih. Terutama bagi sang istri yang kini berjuang.
Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati saat berkendara. Utamanya pada jam-jam rawan. Selalu patuhi rambu lalu lintas dan jaga kecepatan aman.
Kisah FA dan DNS adalah cerminan pilu. Bahwa setiap perjalanan memiliki risiko. Keamanan diri dan orang lain harus selalu menjadi prioritas utama.
Semoga FA mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Dan DNS diberikan kekuatan untuk melewati masa sulit ini. Serta segera pulih dari luka-luka yang dideritanya.
Penyelidikan polisi masih terus berjalan. Hasilnya diharapkan mampu memberikan kejelasan. Sekaligus menjadi pelajaran bagi kita semua tentang pentingnya keselamatan.
Petugas kini memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Jika ada, rekaman tersebut bisa menjadi petunjuk penting. Untuk merekonstruksi detik-detik sebelum tabrakan.
Warga sekitar juga dimintai keterangan tambahan. Setiap informasi kecil dapat membantu penyidik. Merangkai gambaran utuh dari tragedi subuh ini.
Ini bukan sekadar kecelakaan biasa. Ini adalah hilangnya nyawa. Dan perjuangan hidup bagi seorang istri yang terluka. Sebuah pengingat akan kerapuhan hidup.
Faktor kelelahan berkendara juga seringkali menjadi pemicu. Terlebih saat dini hari. Konsentrasi pengemudi bisa saja menurun drastis.
Pohon-pohon di pinggir jalan, yang seharusnya peneduh. Dalam kondisi tertentu, justru bisa menjadi ancaman serius. Terutama jika pengendara kehilangan kendali.
Pihak kepolisian mengimbau. Agar setiap pengendara selalu memeriksa kondisi fisik. Pastikan prima sebelum melakukan perjalanan jauh. Apalagi di waktu yang rawan.
Pentingnya penggunaan helm standar SNI juga ditekankan kembali. Perlengkapan keselamatan dapat meminimalkan risiko fatal. Meski tidak bisa mencegah kecelakaan sepenuhnya.
Keluarga FA dan DNS mendapatkan simpati dari banyak pihak. Pesan duka dan doa mengalir. Mengiringi kepergian FA dan harapan kesembuhan untuk DNS.
Kecelakaan ini menunjukkan bahwa jalanan bisa menjadi tempat berbahaya. Bahkan bagi mereka yang sudah berpengalaman sekalipun. Kewaspadaan mutlak diperlukan.
Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan. Dapat terus meningkatkan fasilitas keselamatan jalan. Serta memberikan edukasi berkendara yang berkelanjutan.
Tragedi di Ragunan ini adalah pelajaran berharga. Sebuah cermin bahwa hidup ini singkat. Dan setiap momen harus dijalani dengan penuh kehati-hatian.
Semoga insiden ini menjadi yang terakhir. Tidak ada lagi korban jiwa. Akibat kelalaian atau kecelakaan tak terduga di jalan raya Ibu Kota.
