Perjalanan mengesankan Afrika Selatan yang tidak terkalahkan dalam 27 pertandingan harus berakhir menyakitkan. Tim berjuluk Bafana Bafana tersebut takluk 0-1 dari Mesir dalam laga penyisihan grup Piala Afrika (AFCON) 2025. Kekalahan ini terjadi pada tanggal 26 Desember 2025, di Agadir, Maroko, dan secara signifikan memperketat persaingan mereka untuk lolos dari Grup B.
Gol tunggal Mesir dicetak oleh bintang Liverpool, Mohamed Salah, melalui tendangan penalti krusial sesaat sebelum jeda babak pertama. Penalti tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung sengit dan memupuskan harapan Afrika Selatan untuk melanjutkan catatan positif mereka. Kekalahan ini juga merupakan yang pertama bagi Bafana Bafana di turnamen AFCON dalam delapan pertandingan terakhir di waktu normal, sejak kalah dari Mali pada tahun 2023.
Sebelum pertandingan ini, Afrika Selatan memiliki rekor yang luar biasa, tidak terkalahkan dalam 27 pertandingan terakhir mereka di berbagai ajang, termasuk laga persahabatan. Rekor impresif ini membangun ekspektasi tinggi bagi mereka di AFCON 2025. Namun, kegemilangan tersebut harus terhenti di tangan The Pharaohs.
Hasil ini menempatkan Afrika Selatan di posisi kedua Grup B dengan koleksi tiga poin dari dua pertandingan. Mereka tertinggal tiga poin dari Mesir yang kokoh di puncak klasemen dengan enam poin sempurna. Sementara itu, Angola dan Zimbabwe masing-masing berada di posisi ketiga dan keempat, keduanya dengan satu poin. Situasi ini membuat pertandingan terakhir grup menjadi sangat vital bagi Bafana Bafana.
Afrika Selatan kini bersiap menghadapi pertandingan terakhir dan paling menentukan mereka di Grup B melawan Zimbabwe. Laga ini dijadwalkan berlangsung hari ini, 29 Desember 2025, pukul 11:00 EST (16:00 UTC), di Stade d’Agadir. Hasil dari pertandingan ini akan sangat menentukan nasib mereka di turnamen paling bergengsi di Afrika tersebut.
Pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos, sebelumnya juga sempat melontarkan kritik terkait atmosfer turnamen. \
