JAKARTA – Film komedi fenomenal “Agak Laen: Menyala Pantiku!” telah mencetak sejarah baru di industri perfilman Indonesia, berhasil menembus angka lebih dari 9 juta penonton hanya dalam waktu 27 hari penayangan. Capaian impresif ini menempatkannya sebagai salah satu film terlaris sepanjang masa di Indonesia, bahkan melampaui rekor film pertamanya, “Agak Laen (2024),” yang membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai jumlah penonton serupa.
Keberhasilan sekuel yang diproduksi oleh Imajinari ini diumumkan secara resmi setelah film tersebut menembus 9.126.607 penonton, melampaui total 9.125.188 penonton yang diraih film pertama setelah 98 hari tayang. Angka fantastis ini diraih lebih cepat 70 hari dibandingkan pendahulunya, sebuah indikasi kuat akan daya tarik dan respons luar biasa dari masyarakat Indonesia.
Produser film, Ernest Prakasa, mengungkapkan rasa haru dan terima kasihnya atas sambutan hangat penonton. “Bukan cuma Jegel yang terharu menahan tangis, kami pun semua sama. Makasih ya teman-teman. Buat yang belum, gaskan mumpung liburan!” ujar Ernest seperti dilansir Liputan6.com. Pernyataan ini mencerminkan kebahagiaan seluruh tim produksi melihat animo penonton yang tak pernah surut.
Film “Agak Laen: Menyala Pantiku!” disutradarai oleh Muhadkly Acho, yang sebelumnya mengaku merasakan tekanan besar saat menggarap sekuel ini. “Sutradara Muhadkly Acho akui deg-degan hadapi ekspektasi tinggi setelah film pertama raih 9,1 juta penonton,” demikian dilaporkan Teater.co. Ekspektasi yang tinggi ternyata mampu dijawab dengan kualitas film yang memukau dan berhasil melampaui bayangan banyak pihak.
Kuartet pemeran utama, Bene Dion, Oki Rengga, Boris Bokir, dan Indra Jegel, menjadi magnet utama film ini. Interaksi dan komedi khas mereka telah berhasil menghibur jutaan penonton. Kisah film ini berpusat pada upaya para karakter untuk menyelamatkan sebuah panti jompo, yang diwarnai dengan berbagai adegan kocak dan menyentuh hati. Premis ini resonansi kuat dengan audiens yang mencari hiburan segar di tengah hiruk pikuk kehidupan sehari-hari.
Pencapaian 9 juta penonton ini bukan tanpa tantangan. Film “Agak Laen: Menyala Pantiku!” bersaing ketat dengan sejumlah film besar Hollywood, termasuk “Avatar: Fire and Ash,” serta beberapa film Indonesia lainnya yang tayang bersamaan. Meskipun demikian, film ini mampu mempertahankan dominasinya di layar lebar, menunjukkan kekuatan cerita lokal yang relevan dan menghibur.
Sejak hari pertama penayangan pada 27 November 2025, “Agak Laen: Menyala Pantiku!” sudah menunjukkan taringnya dengan mendulang 272 ribu penonton, melampaui rekor pembukaan film sebelumnya. Konsistensi penonton harian yang stabil di atas 100 ribu tiket terjual membuktikan bahwa film ini memiliki daya tarik jangka panjang yang tidak mudah pudar.
Dengan torehan ini, “Agak Laen: Menyala Pantiku!” kini kokoh menduduki posisi sebagai film komedi Indonesia terlaris sepanjang masa. Lebih jauh lagi, film ini berhasil menyalip beberapa judul besar dan kini menempati posisi ketiga sebagai film Indonesia terlaris sepanjang sejarah. Target selanjutnya adalah memecahkan rekor “Jumbo” (2025) yang saat ini memegang takhta film Indonesia terlaris dengan 10.233.002 penonton.
Keberhasilan film ini juga tidak lepas dari janji para kuartet Agak Laen. Mereka bersumpah akan membantu di sebuah panti jompo selama sehari jika film kedua berhasil melampaui jumlah penonton film pertama. Dengan angka penonton yang sudah terlampaui, kini para penggemar menantikan realisasi janji tersebut, yang tentunya akan menambah nilai positif bagi film ini.
Antusiasme publik terhadap “Agak Laen: Menyala Pantiku!” diperkirakan masih akan terus berlanjut. Jadwal tayang film ini masih tersedia di berbagai jaringan bioskop di seluruh Indonesia, termasuk Cinema XXI, CGV Cinemas, dan TIX ID. Dengan momentum yang terus menyala, bukan tidak mungkin film ini akan mencapai target ambisius berikutnya dan mengukir sejarah baru di kancah perfilman nasional.
