ap – Brighton and Hove Albion menunjukkan dominasinya dengan meraih kemenangan telak di ajang Piala Liga.
Klub Liga Primer Inggris itu menggilas tim Divisi Championship Oxford United.
Skor akhir 6-0 membuktikan kekuatan The Seagulls pada laga putaran kedua.
Pertandingan berlangsung sengit pada Kamis (28/8) dini hari WIB.
Kemenangan ini memastikan langkah Brighton melaju ke babak selanjutnya.
Olivier Boscagli dan Brajan Gruda membuka keunggulan Brighton di babak pertama.
Dua gol ini membawa The Seagulls memimpin saat jeda pertandingan.
Sementara itu, pertahanan Oxford United terlihat goyah dan harus membayar mahal di babak kedua.
Gempuran gol tak terhentikan terus mengalir ke gawang The Yellows.
Diego Gomez, Stefanos Tzimas dengan dua golnya, serta Tommy Watson melengkapi pesta gol Brighton.
Malam itu menjadi mimpi buruk yang menyedihkan bagi Oxford United.
Meskipun skor berakhir 2-0 di babak pertama, Oxford United sebenarnya memiliki peluang emas.
Peluang itu datang hanya dalam 30 detik pertama babak kedua.
Sayangnya, Przemyslaw Placheta gagal mengendalikan bola yang memantul.
Kiper Jason Steele sigap menyelamatkan gawangnya dari ancaman pemain sayap tersebut.
Brighton segera melancarkan serangan balasan di sisi lain lapangan.
Brajan Gruda memberikan umpan kepada Diego Gomez.
Gomez menerobos dari tengah lapangan, namun upayanya digagalkan oleh kiper Matt Ingram.
Gruda tampak yakin bisa mencetak gol setelah 12 menit pertandingan berjalan.
Ia berhasil mengecoh Ingram di dalam kotak penalti dengan cerdik.
Namun, Jack Currie melakukan tekel pemulihan yang luar biasa.
Tekel itu berhasil menghalangi upaya Gruda mencetak gol.
Brighton akhirnya memecah kebuntuan tidak lama setelah itu.
Tendangan Olivier Boscagli terdefleksi masuk ke gawang Oxford United.
Gol ini menimbulkan frustrasi bagi Oxford United.
Mereka merasa ada pelanggaran terhadap Cameron Brannagan dalam proses terjadinya gol.
Tujuh menit setelah gol pembuka, Joel Veltman mengirimkan umpan lambung yang memanjakan Gruda.
Pemain Jerman itu dengan piawai mengecoh Moore sebelum melepaskan tembakan.
Tembakan Gruda melewati Ingram dengan penuh percaya diri.
Skor pun berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan The Seagulls.
Meskipun Brighton tampil dominan, Oxford United tetap mencoba menciptakan ancaman.
Mereka masih berupaya keras di sisi lain lapangan untuk mengejar ketertinggalan.
Stan Mills berhasil merebut bola lepas dan menerobos ke tengah lapangan.
Ia kemudian melepaskan tembakan dari sudut sempit di tiang dekat.
Namun, Jason Steele berhasil menepis tembakan tersebut dengan sigap.
Selanjutnya, Matt Phillips mengirimkan umpan silang berbahaya dari sisi kanan lapangan.
Harris yang bergerak mundur berhasil mengarahkan bola ke Placheta.
Namun, Placheta hanya mampu menyentuh bola dan keluar dari gawang.
Tujuh menit menjelang jeda, Harris kembali mendapatkan peluang emas.
Peluang itu muncul setelah menerima umpan yang buruk dari Boscagli.
Namun, striker itu hanya mampu melepaskan tembakan tepat ke arah Steele.
Tendangan itu meluncur dari dekat titik penalti dan berhasil diselamatkan.
Skor 2-0 untuk keunggulan Brighton and Hove Albion atas Oxford United bertahan hingga jeda turun minum.
Memasuki babak kedua, Spencer mengalami benturan dan terpaksa ditarik keluar.
Ia digantikan oleh Louie Sibley yang masuk sembilan menit memasuki babak kedua.
Pergantian ini menyebabkan perombakan di lini pertahanan Oxford United.
Sibley ditempatkan di posisi bek sayap kiri, sementara Currie mengisi posisi bek tengah kiri.
Long bergeser ke sisi kanan Moore dalam formasi tiga bek tengah.
Aksi pertama yang patut dicatat di mulut gawang babak kedua datang dari Phillips.
Ia berhasil memblok tendangan Ferdi Kadioglu yang menghasilkan tendangan sudut.
Namun, tendangan sudut itu tidak membuahkan hasil gol bagi Brighton.
Kadioglu kemudian mencoba peruntungannya lagi dengan tendangan dari jarak 20 meter.
Tendangan keras itu membentur kerumunan pemain dan kembali menghasilkan tendangan sudut.
Dari bola mati tersebut, Diego Gomez muncul dengan kecepatan luar biasa.
Ia berlari cepat dari jarak dekat untuk mencetak gol ketiga bagi The Seagulls.
Gol ini tercipta pada menit ke-60, semakin memperlebar keunggulan Brighton.
Pelatih Rowet kemudian melakukan tiga pergantian pemain di pertengahan babak kedua.
Salah satu pemain yang masuk adalah Nik Prelec, seorang debutan.
Prelec segera mengejar bola di atas gawang, tetapi digagalkan oleh penyelamatan gemilang Steele.
The Seagulls kembali menunjukkan ketajaman mereka dengan mencetak gol keempat.
Gol ini tercipta ketika Stefanos Tzimas berlari dari tengah lapangan.
Ia melepaskan tembakan rendah yang bersarang di pojok bawah gawang, melewati Ingram.
Gol keempat Brighton ini dicetak pada menit ke-71 pertandingan.
Tzimas tidak berhenti di situ, ia mencetak gol keduanya enam menit kemudian.
Ia berhasil memanfaatkan umpan bola yang buruk dari pertahanan lawan.
Dengan cepat, Tzimas melesakkan bola ke gawang, menambah pundi-pundi gol Brighton.
Oxford United sebenarnya memiliki tiga peluang dalam hitungan detik di 10 menit terakhir pertandingan.
Namun, Steele tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan krusial.
Ia menyelamatkan gawangnya dari upaya Luke Harris dan Prelec yang berbahaya.
Sementara itu, Brian De Keersmaecker melihat upaya ketiganya diblok di garis gawang.
Tekanan Oxford United tidak menghasilkan gol, justru Brighton yang kembali berpesta.
Tommy Watson, yang masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-66, menambah gol keenam.
Ia mencetak gol keenam bagi The Seagulls dari dalam kotak penalti.
Gol ini terjadi menyusul permainan ceroboh Oxford United yang kembali terulang.
Gol pamungkas itu tercipta empat menit sebelum pertandingan berakhir.
Skor akhir 6-0 untuk kemenangan Brighton and Hove Albion atas Oxford United bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan telak ini membawa Brighton melaju ke putaran selanjutnya di Piala Liga.
(bbc/Z-1)
