SURABAYA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur. Fenomena ini diperkirakan berlangsung mulai tanggal 6 hingga 12 November 2025, mengancam terjadinya berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah mitigasi guna meminimalisir dampak yang mungkin timbul.
Potensi cuaca ekstrem ini diprediksi akan meliputi 34 wilayah kabupaten dan kota di Jawa Timur. Daerah-daerah yang perlu diwaspadai antara lain Surabaya, Malang, Blitar, Kediri, Jember, Banyuwangi, Sidoarjo, Pasuruan, Lamongan, Bojonegoro, dan Sumenep. Selain itu, wilayah pegunungan dan pesisir seperti Kota Batu, Lumajang, Trenggalek, serta Situbondo juga masuk dalam daftar area rawan longsor dan banjir bandang. Peringatan ini disampaikan untuk mempersiapkan masyarakat dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.
Menurut Oky Sukma Hakim, Prakiraan BMKG Juanda, cuaca ekstrem ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi yang sangat merugikan. \
