Ribuan Tiket Lebaran 2026 Daop Madiun Ludes Terjual

5 Min Read

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melaporkan capaian signifikan dalam penjualan tiket kereta api untuk periode Angkutan Lebaran 2026. Data terbaru hingga Sabtu, 1 Februari 2026, menunjukkan bahwa sebanyak 19.110 tiket telah berhasil terjual. Angka ini mencerminkan tingginya animo masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik menggunakan moda transportasi kereta api, baik untuk keberangkatan dari maupun kedatangan di stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun. Keberhasilan penjualan tiket dalam jumlah besar ini menunjukkan kesiapan KAI dalam melayani kebutuhan mobilitas masyarakat selama momen Lebaran yang selalu dinanti.

Penjualan tiket untuk masa Angkutan Lebaran 2026 ini telah dibuka sejak H-45 sebelum jadwal keberangkatan, sebuah kebijakan yang diterapkan KAI untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi calon penumpang dalam merencanakan perjalanan mereka. Periode perjalanan yang menjadi fokus penjualan ini mencakup rentang waktu yang cukup panjang, mulai dari tanggal 11 Maret 2026 (H-10 Lebaran) hingga 1 April 2026 (H+10 Lebaran). Penetapan jadwal penjualan jauh-jauh hari ini juga membantu KAI dalam mengelola kapasitas dan distribusi penumpang secara lebih efektif, sehingga dapat mengurangi penumpukan di masa puncak.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa lonjakan penjualan tiket yang cepat ini merupakan indikasi kuat dari tingginya permintaan setiap tahunnya. “Masa libur Lebaran identik dengan lonjakan penumpang. Oleh karena itu, calon penumpang perlu lebih cermat dan sigap dalam melakukan pemesanan agar tidak kehabisan tiket,” ujar Tohari, seperti dilansir Harianjogja.com. Imbauan ini secara konsisten disampaikan oleh pihak KAI mengingat pengalaman tahun-tahun sebelumnya di mana tiket untuk tanggal-tanggal favorit seringkali habis dalam waktu singkat.

Dari total 19.110 tiket yang sudah berpindah tangan, terdapat pola distribusi penumpang yang menarik. Sebanyak 3.736 tiket dibeli oleh pelanggan yang akan memulai perjalanannya dari stasiun-stasiun yang berada di bawah wilayah operasional Daop 7 Madiun, yang meliputi beberapa kota dan kabupaten penting di Jawa Timur bagian barat, seperti Madiun, Ngawi, Jombang, dan Kertosono. Sementara itu, mayoritas, yakni 15.374 tiket, diperuntukkan bagi pelanggan yang memiliki tujuan akhir atau akan turun di stasiun-stasiun di wilayah Daop 7 Madiun. Pola ini menunjukkan bahwa Daop Madiun menjadi salah satu tujuan mudik favorit bagi masyarakat dari berbagai daerah.

Untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan selama periode padat ini, Daop 7 Madiun telah menyiapkan armada dan jadwal yang komprehensif. Total 60 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) reguler dioperasikan setiap hari. Selain itu, untuk mendukung konektivitas, 10 perjalanan KA Bandara juga disiapkan, memberikan fleksibilitas lebih bagi penumpang yang bepergian melalui udara dan melanjutkan perjalanan dengan kereta api. Ketersediaan layanan ini diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi selama musim Lebaran.

Pihak KAI Daop 7 Madiun secara tegas mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan pembelian tiket melalui kanal-kanal resmi yang telah disediakan. “Kami menyarankan masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI atau situs booking.kai.id, karena tiket di tanggal-tanggal favorit terus berkurang,” kata Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, seperti dikutip dari Antara News. Pembelian melalui jalur tidak resmi tidak hanya berisiko penipuan, tetapi juga tidak menjamin keabsahan tiket dan pelayanan yang optimal. KAI juga bekerja sama dengan berbagai mitra penjualan eksternal resmi, memastikan aksesibilitas yang luas bagi calon penumpang.

Guna meningkatkan peluang mendapatkan tiket sesuai dengan kebutuhan, KAI Daop 7 Madiun membagikan sejumlah tips praktis. Calon penumpang disarankan untuk membuat daftar prioritas tanggal keberangkatan dan kedatangan, serta memantau terus ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI. Memilih tanggal perjalanan di luar puncak arus mudik atau balik, seperti beberapa hari sebelum atau sesudah Hari H Lebaran, seringkali menawarkan ketersediaan tiket yang lebih baik dan suasana perjalanan yang lebih lengang. Ini merupakan strategi cerdas bagi mereka yang memiliki fleksibilitas jadwal.

Antusiasme yang tinggi terhadap tiket kereta api Lebaran 2026 di Daop Madiun merupakan cerminan dari peran penting kereta api sebagai tulang punggung transportasi mudik nasional. KAI terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang. Persiapan matang dari segi operasional, ketersediaan kapasitas, hingga sosialisasi kepada masyarakat menjadi kunci keberhasilan KAI dalam menghadapi Angkutan Lebaran 2026. Diharapkan seluruh perjalanan mudik dapat berjalan lancar dan aman, mengantarkan para pemudik berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

Share This Article