Union Berlin akan menghadapi Arminia Bielefeld dalam laga krusial putaran kedua DFB-Pokal pada Rabu, 29 Oktober 2025. Pertarungan ini akan berlangsung di kandang Union, Stadion An der Alten Försterei, dengan kick-off dijadwalkan pukul 20.45 waktu setempat. Bagi Union Berlin, pertandingan ini lebih dari sekadar perebutan tiket ke babak selanjutnya; ini adalah kesempatan untuk membalas dendam sekaligus memutus tren buruk tersingkir di babak kedua selama dua musim terakhir. Sementara itu, Arminia Bielefeld datang dengan reputasi sebagai ‘spesialis piala’ yang siap membuat kejutan.
Musim lalu, Arminia Bielefeld membuat sensasi besar di kancah DFB-Pokal. Meski berkompetisi di divisi ketiga, mereka berhasil melangkah hingga partai final sebelum akhirnya takluk dari VfB Stuttgart. Perjalanan heroik tersebut melibatkan penyingkiran beberapa tim Bundesliga, termasuk Bayer Leverkusen, Werder Bremen, SC Freiburg, dan Hannover 96. Di musim ini, mereka kembali menunjukkan taringnya dengan menyingkirkan tim Bundesliga lainnya, Werder Bremen, di putaran pertama DFB-Pokal. Pencapaian ini menegaskan bahwa Die Blauen adalah lawan yang tidak boleh dipandang remeh di kompetisi ini.
Laga ini juga membangkitkan kenangan pahit bagi Union Berlin. Tepat setahun yang lalu, Arminia Bielefeld berhasil menyingkirkan tim ibu kota itu dari DFB-Pokal dengan skor meyakinkan 2-0 di putaran kedua. Hasil tersebut tentu masih membekas di benak para pemain dan staf Union Berlin, memicu semangat untuk membalas kekalahan tersebut di hadapan pendukung sendiri.
Menjelang pertandingan ini, pelatih Union Berlin, Steffen Baumgart, diperkirakan akan melakukan rotasi skuad untuk menjaga kebugaran pemain di tengah jadwal padat. Namun, ia harus mengatasi beberapa masalah cedera di timnya. Robert Skov masih harus absen akibat masalah otot yang telah mengganggunya sejak pertengahan September. Selain itu, Livan Burcu dan Andrik Markgraf juga menepi karena cedera pergelangan kaki dan kaki.
Terlepas dari rotasi, Union Berlin diprediksi akan tetap menurunkan tim yang kuat. Mengutip Sports Mole, susunan pemain yang mungkin diturunkan adalah Rönnow di bawah mistar; Leite, Querfeld, dan Doekhi di lini belakang; Kohn, Kemlein, Khedira, dan Trimmel di lini tengah; serta Ansah, Burke, dan Ilic sebagai ujung tombak serangan. Kekuatan lini belakang mereka diharapkan dapat meminimalkan ancaman dari Arminia Bielefeld.
Di kubu Arminia Bielefeld, suasana tim sedang dalam moral tinggi setelah mereka berhasil mengakhiri rentetan empat kekalahan beruntun di 2. Bundesliga dengan kemenangan 2-0 atas pemuncak klasemen SV Elversberg. Kemenangan ini menjadi suntikan motivasi penting menjelang perjalanan sulit ke Berlin. Namun, pelatih Mitch Kniat juga menghadapi masalah cedera dengan Stefano Russo dan Marvin Mehlem yang tidak bisa ikut dalam rombongan. Penyerang Jeredy Hilterman dan Roberts Uldrikis juga diperkirakan akan absen karena cedera.
Susunan pemain awal Arminia Bielefeld yang diprediksi Sports Mole kemungkinan akan menampilkan Kersken di gawang; Handwerker, Grosser, Schneider, dan Felix di lini pertahanan; Wörl, Corboz, dan Momuluh di tengah; serta Sarenren Bazee, Grodowski, dan Boakye sebagai trio penyerang. Mereka akan mengandalkan kekompakan tim dan semangat juang untuk sekali lagi mencoba membuat kejutan di DFB-Pokal.
Bek Arminia Bielefeld, Leon Schneider, mengungkapkan optimisme timnya setelah kemenangan penting di liga. “Sekarang kami pergi ke Berlin dan jika kami bermain dengan komitmen dan kekuatan dalam duel seperti akhir pekan, kami bisa bepergian ke sana dengan perasaan yang baik. Dan itulah yang akan kami lakukan,” kata Schneider seperti dilansir WDR. Pernyataan ini menunjukkan kepercayaan diri Arminia untuk tampil maksimal.
Meski demikian, pelatih Arminia, Mitch Kniat, menyadari tantangan yang berbeda saat bermain di kandang lawan. “Tentu saja, bermain tandang itu berbeda,” ujarnya seperti dikutip dari WDR. Union Berlin memiliki rekor kandang yang mengesankan, dan Stadion An der Alten Försterei dikenal dengan atmosfernya yang intens.
Union Berlin jelas menjadi favorit untuk melaju ke babak berikutnya, terutama dengan keinginan kuat untuk membalas kekalahan musim lalu dan menghindari tersingkir lebih awal dari kompetisi. Namun, sejarah DFB-Pokal menunjukkan bahwa Arminia Bielefeld memiliki kemampuan luar biasa untuk membuat kejutan dan menyingkirkan tim-tim yang lebih diunggulkan. Pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat dan penuh gairah, dengan kedua tim berambisi untuk mengamankan tempat di babak 16 besar DFB-Pokal musim 2025-26. Siapakah yang akan keluar sebagai pemenang dalam duel kali ini?
