Aktivitas Flu Menurun Nasional, Namun Sejumlah Negara Bagian Belum Capai Puncak

1 Min Read

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan adanya penurunan aktivitas influenza secara nasional selama dua minggu berturut-turut. Meskipun demikian, para ahli kesehatan mewaspadai kemungkinan lonjakan kasus kembali pasca-liburan. Hingga saat ini, musim flu 2025-2026 telah mencatat setidaknya 18 juta kasus penyakit, 230.000 rawat inap, dan 9.300 kematian di seluruh negeri. Data ini menunjukkan gambaran yang kompleks di mana tren nasional mulai mereda, namun ancaman penularan masih tetap tinggi di beberapa wilayah.

Menurut laporan terbaru FluView dari CDC untuk minggu yang berakhir 10 Januari 2026, jumlah kasus flu yang dikonfirmasi secara nasional telah mengalami penurunan sebesar 18 persen. Angka rawat inap akibat flu juga menunjukkan tren positif dengan penurunan sebesar 55 persen dalam periode yang sama. Meski demikian, laporan tersebut juga mengindikasikan adanya kenaikan sebesar 2 persen pada angka kematian terkait flu di seluruh negeri. Hingga pertengahan Januari, CDC telah mengonfirmasi 32 kematian anak-anak terkait flu untuk musim ini, sebuah pengingat akan tingkat keparahan yang dapat ditimbulkan oleh virus ini, terutama pada kelompok rentan.

Sementara itu, di beberapa negara bagian, situasi masih memerlukan perhatian serius. Ohio, misalnya, masih melaporkan tingkat aktivitas flu yang \

Share This Article