Jawa Barat bersiap menghadapi potensi hujan ekstrem selama tiga hari ke depan, sebagai bagian dari peringatan dini cuaca yang lebih luas dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang berlaku hingga 29 Januari 2026. Kondisi cuaca yang tidak menentu ini diperkirakan akan membawa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, bahkan sangat lebat, yang disertai angin kencang dan petir. Peningkatan curah hujan ini memicu kekhawatiran serius akan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang di berbagai wilayah provinsi tersebut.
Fenomena cuaca ekstrem ini, menurut analisis dinamika atmosfer BMKG, dipicu oleh beberapa faktor kunci. Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa \
