Manchester United dilaporkan mengarahkan perhatian pada penyerang Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta, untuk diboyong pada bursa transfer Januari. Kepentingan Setan Merah muncul di tengah kebuntuan negosiasi kontrak Mateta dengan klubnya saat ini, membuka peluang transfer bagi striker produktif asal Prancis tersebut ke Old Trafford. Kabar ini mengindikasikan upaya United untuk memperkuat lini serang mereka yang dinilai masih kurang tajam.
Klub raksasa Liga Primer tersebut disebut-sebut telah lama mengagumi Mateta, yang kini berusia 28 tahun dan telah menunjukkan kapasitasnya sebagai pencetak gol di liga paling kompetitif di dunia. Ketertarikan United, yang sebelumnya gagal merekrut sang pemain pada musim panas lalu, kembali mencuat setelah diskusi perpanjangan kontrak Mateta di Selhurst Park menemui jalan buntu. Dengan kontraknya yang menyisakan 18 bulan, Crystal Palace kini dihadapkan pada keputusan strategis mengenai masa depan pemainnya, apakah akan mempertimbangkan opsi untuk melepas sang striker demi menghindari potensi kehilangan dia secara gratis di kemudian hari.
Manchester United saat ini menghadapi masalah produktivitas di lini depan yang kronis. Penyerang seperti Benjamin Sesko dan Joshua Zirkzee, meskipun memiliki potensi, dilaporkan kesulitan menemukan sentuhan terbaiknya di depan gawang, sebuah kendala yang secara signifikan menghambat ambisi tim di berbagai kompetisi. Mateta, sebagai penyerang tengah klasik dengan nomor punggung sembilan, menawarkan kombinasi yang menarik: kehadiran fisik yang kuat, kemampuan duel udara yang superior, dan insting penyelesaian akhir yang klinis. Atribut-atribut ini dianggap sangat cocok untuk gaya permainan di Liga Primer Inggris dan dapat memberikan dimensi baru bagi serangan United yang terkadang monoton. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi titik fokus serangan dan sumber gol yang konsisten.
Performa Mateta musim ini menunjukkan peningkatan signifikan dan konsistensi yang menjanjikan. Ia telah mencetak tujuh gol dalam 18 penampilan di Liga Primer hingga saat ini, sebuah catatan yang solid mengingat posisi Crystal Palace di tabel klasemen. Secara keseluruhan, sang striker telah mengoleksi sembilan gol di semua kompetisi, termasuk gol penting ke gawang Manchester United bulan lalu, yang menunjukkan kemampuannya untuk tampil di pertandingan besar. Konsistensi ini membuatnya menjadi salah satu pemain kunci di bawah asuhan pelatih Oliver Glasner, yang menurut *FootballFanCast*, pernah memuji Mateta dengan menyebutnya “luar biasa” pada bulan Februari lalu, menyoroti kontribusi vitalnya bagi tim.
Pihak Crystal Palace dilaporkan tidak tinggal diam menghadapi situasi kontrak Mateta. Mereka telah mulai mencari potensi pengganti untuk sang striker, mengisyaratkan kesiapan mereka terhadap kemungkinan kepergian sang pemain di jendela transfer mendatang. Sumber dari *Football Insider*, melalui jurnalis Pete O’Rourke, secara eksplisit menyatakan bahwa “Manchester United telah mengalihkan perhatian mereka pada langkah Januari untuk striker Crystal Palace Jean‑Philippe Mateta,” seperti dilansir *Yahoo Sports*. Klub London Selatan itu diyakini akan mempertimbangkan tawaran substansial, dengan nilai yang diperkirakan di atas £40 juta. Patut diingat bahwa pada musim panas lalu, Palace menolak tawaran hingga £50 juta dari beberapa klub Liga Champions untuk Mateta, sebuah indikasi jelas mengenai valuasi tinggi yang mereka tetapkan untuk aset berharga mereka.
Meskipun laporan mengenai minat United sangat santer, ada nuansa yang diberikan oleh beberapa sumber terpercaya. *Sky Sports News* melaporkan bahwa Manchester United “tidak secara aktif mengejar kepindahan striker di bursa transfer Januari, namun ia bisa menjadi pemain yang mereka dekati di masa depan,” seperti dikutip oleh *Manchester Evening News*. Pernyataan ini memberikan perspektif bahwa United mungkin tidak terburu-buru dan tetap memantau opsi lain, atau bahwa Mateta adalah target jangka panjang. Namun, situasi kontrak Mateta yang mandek dapat mempercepat proses tersebut. Kegagalan United untuk mendapatkan striker yang diidamkan pada jendela transfer sebelumnya, seperti Benjamin Sesko yang akhirnya direkrut, menambah urgensi dalam pencarian mereka untuk pemain yang bisa langsung memberikan dampak.
Jika United memutuskan untuk bergerak maju, mereka akan menghadapi negosiasi yang keras dengan Crystal Palace, terutama mengingat valuasi tinggi yang ditetapkan Palace. Pertimbangan United adalah untuk mendapatkan pemain dengan pengalaman Liga Primer yang dapat segera beradaptasi dan membuat perbedaan. Kedatangan Mateta juga diharapkan dapat menciptakan persaingan yang sehat di lini depan, mendorong striker lain untuk meningkatkan performa mereka. Namun, laporan dari *Sports Mole* dan *Instagram* menunjukkan bahwa jika Mateta memang meninggalkan Crystal Palace dalam waktu dekat, Serie A mungkin menjadi tujuan yang lebih mungkin baginya, menandakan adanya persaingan serius dari klub-klub Eropa lainnya. Ini menambah kompleksitas dalam upaya United untuk mengamankan tanda tangannya.
Kebutuhan akan striker yang konsisten telah menjadi salah satu prioritas utama Manchester United di bawah arahan Erik ten Hag. Dengan Jean-Philippe Mateta yang menunjukkan performa impresif dan situasi kontraknya yang tidak pasti di Crystal Palace, kesempatan untuk memboyongnya ke Old Trafford pada bulan Januari ini menjadi sangat relevan dan menarik. Meskipun ada laporan yang sedikit kontradiktif mengenai tingkat urgensi United, minat terhadap Mateta jelas menunjukkan arah strategi transfer mereka. Keputusan akhir akan bergantung pada sejauh mana United bersedia memenuhi tuntutan harga Crystal Palace dan apakah mereka dapat meyakinkan sang pemain untuk mengambil langkah berikutnya dalam karirnya di klub dengan sejarah dan ambisi sebesar Manchester United. Potensi transfer ini akan menjadi salah satu saga yang paling banyak disorot di bursa transfer musim dingin.
