Musim balap MotoGP dan Moto2 2025 telah resmi berakhir dengan seri terakhir yang penuh drama di Valencia, Spanyol. Di tengah ketatnya persaingan, pembalap muda Indonesia, Mario Aji, berhasil menorehkan catatan impresif yang memecahkan rekor pribadinya. Ia sukses mengumpulkan total delapan poin sepanjang musim, menjadikannya pembalap Indonesia dengan perolehan poin terbanyak dalam satu musim di kelas Moto2.
Pencapaian gemilang Mario Aji ini menjadi sorotan utama mengingat tantangan besar yang dihadapinya selama musim 2025. Ia sempat absen dari lintasan balap selama empat bulan akibat cedera bahu yang memerlukan tindakan operasi. Meskipun demikian, semangat juang pembalap dari Honda Team Asia ini tidak padam, dan ia kembali menunjukkan performa yang menjanjikan setelah pulih dari cedera.
Poin-poin berharga yang mengukuhkan rekor Mario Aji didapatkan dari dua balapan krusial. Ia berhasil finis di posisi kesembilan (P9) pada Grand Prix of the Americas yang berlangsung di Circuit of the Americas (COTA). Tujuh poin yang diraih di seri Amerika Serikat tersebut menjadi dorongan signifikan bagi perjalanannya di Moto2.
Tidak hanya di Amerika, Mario Aji juga menunjukkan konsistensinya dengan meraih poin di Grand Prix Thailand. Di sirkuit Chang International, ia berhasil menuntaskan balapan di posisi ketujuh (P7), menambah pundi-pundi poinnya. Total delapan poin yang dikumpulkannya jauh melampaui capaian empat poin yang ia raih pada musim debutnya di Moto2 tahun sebelumnya, menegaskan progres signifikan dalam kariernya.
Pada balapan penutup musim di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Mario Aji finis di posisi ke-17. Meskipun tidak berhasil meraih poin tambahan dalam seri pamungkas tersebut, penampilannya tetap dianggap positif setelah melalui musim yang berat. Manajer Honda Team Asia, Taiyo Furusato, mengakui bahwa balapan Moto2 di Valencia adalah pertarungan panjang yang menguji ketahanan para pembalap.
Mario Aji sendiri mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada tim yang selalu mendukungnya. \
