Badai Absen Tak Gentarkan Persebaya Bidik Poin Penuh

4 Min Read

SURABAYA — Persebaya Surabaya dihadapkan pada tantangan berat saat menjamu pemuncak klasemen sementara BRI Super League 2025/2026, Borneo FC Samarinda, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (20/12/2025). Meskipun dilanda badai absennya sejumlah pilar utama dan pelatih, tim berjuluk Bajul Ijo ini tetap memegang teguh target meraih poin maksimal demi memperbaiki posisi di klasemen.

Skuad Persebaya dipastikan tidak akan diperkuat dua pemain andalan mereka, Bruno Moreira dan Francisco Rivera, yang harus absen karena akumulasi kartu. Tak hanya itu, pelatih caretaker Uston Nawawi juga tidak bisa mendampingi tim di pinggir lapangan akibat sanksi akumulasi kartu kuning. Situasi ini menuntut Persebaya untuk beradaptasi cepat dan mengandalkan kedalaman skuad yang ada.

Menanggapi kondisi tim yang pincang, bek asing Persebaya Surabaya, Leo Lelis, menegaskan kesiapan timnya. “Dan kami bermain di kandang, jadi kami akan memberikan yang terbaik dan kami akan berjuang untuk tiga poin,” kata Leo Lelis seperti dilansir Berita Jatim, menunjukkan semangat juang tinggi para pemain untuk tampil optimal di hadapan pendukung sendiri.

Tugas memimpin Persebaya di laga krusial ini diemban oleh Pelatih Fisik Shin Sang-gyu. Kepercayaan ini diberikan menyusul absennya Uston Nawawi. Shin Sang-gyu diharapkan mampu menjaga stabilitas dan performa tim di tengah tekanan. Dia juga menyampaikan optimisme serupa. “Kami tetap optimis bisa memetik poin penuh, meski tanpa pelatih dan sejumlah pemain karena akumulasi kartu, pemain lainnya tetap akan all out,” ujar Shin Sang-gyu di Surabaya, seperti dikutip Media Indonesia.

Pertandingan pekan ke-15 ini menjadi sangat vital bagi Persebaya yang berupaya merangsek naik ke papan atas klasemen. Kemenangan atas tim kuat seperti Borneo FC tidak hanya akan menambah pundi-pundi poin, tetapi juga akan menjadi dorongan moral yang signifikan bagi seluruh tim untuk melanjutkan perjuangan di liga yang masih panjang.

Sementara itu, Borneo FC datang ke Surabaya dengan catatan impresif sebagai pemimpin klasemen. Tim berjuluk Pesut Etam ini mengoleksi 33 poin dari 11 kemenangan dan dua kekalahan. Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menekankan pentingnya fokus dan disiplin penuh dari anak asuhnya. Dia menolak memandang absennya pilar utama Persebaya sebagai keuntungan pasti.

“Waktu persiapan ini memungkinkan kami melakukan evaluasi terhadap kekurangan tim serta menganalisis berbagai kemungkinan yang bisa terjadi di lapangan, termasuk menyikapi hasil yang kurang maksimal sebelumnya,” kata Fabio Lefundes saat konferensi pers di Stadion GBT Surabaya, Jumat (19/12), seperti dilansir JPNN.com Jatim. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Borneo FC tidak akan meremehkan Persebaya, bahkan dalam kondisi kekurangan pemain.

Laga ini diprediksi akan berjalan ketat dan penuh strategi. Persebaya harus menemukan formula terbaik untuk menutupi lubang yang ditinggalkan oleh Bruno Moreira dan Francisco Rivera, dua pemain yang memiliki peran krusial dalam skema permainan Bajul Ijo. Kreativitas lini tengah dan ketajaman di lini serang akan sangat diuji dalam menghadapi pertahanan solid Borneo FC.

Dukungan penuh dari suporter setia Persebaya, Bonek dan Bonita, di Stadion GBT diharapkan menjadi suntikan semangat tambahan. Atmosfer kandang kerap menjadi faktor penentu dalam pertandingan-pertandingan penting. Persebaya bertekad memanfaatkan keuntungan ini untuk menekan lawan dan menciptakan peluang demi meraih kemenangan yang sangat diidamkan.

Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan juga ujian mental bagi Persebaya untuk menunjukkan karakter dan ketangguhan mereka di tengah badai. Kemenangan akan menjadi pesan kuat bahwa Bajul Ijo adalah tim yang patut diperhitungkan, meskipun dalam kondisi tidak ideal. Semua mata akan tertuju pada Stadion GBT untuk menyaksikan bagaimana Persebaya menghadapi ujian besar ini.

Share This Article