Pertarungan Hidup Mati: Irak dan Australia Berebut Tiket Perempat Final Piala Asia U23

5 Min Read

Timnas Irak U23 dan Australia U23 akan terlibat dalam pertarungan krusial di Grup D Piala Asia U23 AFC 2026. Laga penentuan ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 14 Januari 2026, pukul 18.30 WIB, di Prince Faisal bin Fahd Stadium, Riyadh, Arab Saudi. Pertandingan ini akan menjadi penentu nasib kedua tim untuk melangkah ke babak perempat final turnamen bergengsi tersebut.

Australia, yang berjuluk Olyroos, saat ini menempati posisi kedua di Grup D dengan raihan tiga poin. Mereka hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan satu tempat di fase gugur. Sementara itu, Irak, yang dikenal sebagai Lions of Mesopotamia, berada di posisi ketiga dengan dua poin. Oleh karena itu, Irak wajib meraih kemenangan penuh agar dapat melaju ke babak selanjutnya.

Persaingan di Grup D sangatlah ketat, dengan China memimpin klasemen sementara dengan empat poin. Thailand berada di posisi juru kunci dengan satu poin, namun secara matematis masih memiliki peluang kecil untuk lolos. Situasi ini menjadikan pertandingan antara Irak dan Australia sebagai duel yang tidak boleh dilewatkan, dengan tensi tinggi yang diperkirakan akan menyelimuti lapangan hijau.

Bagi skuad Irak, pertandingan ini adalah final sebelum final. Tidak ada pilihan lain selain memetik tiga poin untuk menjaga asa mereka di turnamen. Pelatih kepala Irak U23, Emad Mohammed, telah menyatakan optimismenya terhadap kesiapan timnya. “Tim ini terorganisir dengan baik dan siap mengalahkan Australia untuk lolos,” kata Emad Mohammed seperti dilansir Tribunlombok.com, menekankan tekad timnya untuk meraih kemenangan.

Lebih lanjut, Emad Mohammed juga menyoroti aspek positif lainnya. “Jika keadaan berjalan tidak sesuai keinginan, keuntungan besarnya adalah partisipasi sejumlah besar pemain muda kami,” tambahnya, menunjukkan fokus pada pengembangan jangka panjang skuad muda Irak. Pernyataan ini mencerminkan bahwa tim telah mempersiapkan diri dengan matang, baik untuk kemenangan maupun sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Di sisi lain, Australia memasuki laga ini dengan sedikit keunggulan karena cukup bermain imbang. Namun, mereka tidak dapat meremehkan kekuatan Irak yang akan bermain habis-habisan. Pelatih Olyroos, Tony Vidmar, tentu telah menyiapkan strategi untuk menghadapi tekanan tersebut. Semangat juang tim Australia terlihat dari narasi yang diunggah di akun media sosial resmi Football Australia. “Ada di tangan kami, kami hanya harus memanfaatkan peluang kami,” demikian pernyataan yang diunggah di akun Facebook FootballAUS, menggarisbawahi kepercayaan diri tim untuk mengendalikan nasib mereka sendiri.

Rekor pertemuan (head-to-head) kedua tim sebelumnya menunjukkan keseimbangan yang menarik, dengan masing-masing tim meraih satu kemenangan dari dua pertandingan yang telah dilakoni. Ini mengindikasikan bahwa kedua tim memiliki kekuatan yang setara dan pertandingan kali ini diprediksi akan berlangsung sengit. Di turnamen ini, Australia memulai kampanye mereka dengan kemenangan 2-1 atas Thailand, menunjukkan kemampuan mereka untuk meraih poin penuh di laga pembuka.

Sementara itu, Irak menunjukkan ketahanan mental dan fisik yang kuat. Mereka berhasil bermain imbang 1-1 melawan China dalam pertandingan pertama mereka, dan kembali meraih hasil seri 1-1 saat menghadapi Thailand. Hasil-hasil ini menunjukkan bahwa Lions of Mesopotamia mampu bersaing ketat dengan lawan-lawan mereka di grup, meskipun belum berhasil mengamankan kemenangan perdana.

Bersamaan dengan pertandingan Irak melawan Australia, laga lain di Grup D antara China U23 dan Thailand U23 juga akan berlangsung. Hasil dari pertandingan tersebut akan memiliki dampak signifikan terhadap skenario kelolosan tim. China, yang saat ini memimpin klasemen, hanya membutuhkan hasil imbang atau kemenangan untuk memastikan diri sebagai juara grup. Sementara Thailand masih harus berjuang keras demi meraih kemenangan besar dan berharap pada hasil pertandingan lain yang menguntungkan mereka.

Dengan skenario yang begitu kompleks, baik Tony Vidmar maupun Emad Mohammed akan menghadapi tantangan taktis yang besar. Australia kemungkinan akan menargetkan permainan yang lebih hati-hati untuk mempertahankan keunggulan poin. Namun, mereka juga harus tetap waspada terhadap serangan-serangan cepat dan agresif dari Irak, yang dipastikan akan bermain menyerang sejak menit awal untuk mencari gol pembuka.

Kunci kemenangan dalam duel ini diperkirakan akan terletak pada soliditas pertahanan dan efektivitas serangan. Australia perlu menjaga konsentrasi di lini belakang, sementara Irak harus mampu memaksimalkan setiap peluang yang tercipta. Duel-duel lini tengah akan sangat menentukan penguasaan bola dan tempo permainan. Tim yang mampu menguasai area ini berpotensi besar untuk mengendalikan jalannya pertandingan.

Terlepas dari siapa yang akan lolos, pengalaman di Piala Asia U23 AFC 2026 ini sangat berharga bagi pengembangan pemain muda dari kedua negara. Turnamen ini menjadi platform penting untuk mengasah mentalitas kompetitif dan kemampuan teknis di level internasional. Para pemain akan mendapatkan pelajaran berharga yang akan membentuk karir mereka di masa depan. Antusiasme para penggemar sepak bola dipastikan akan memuncak menyaksikan pertarungan seru ini di Riyadh.

Share This Article