Drama Menit Akhir Gagalkan Kemenangan Arsenal, Gol Indah Trossard Tak Cukup

3 Min Read

Arsenal gagal memperlebar jarak di puncak klasemen Premier League setelah ditahan imbang 2-2 oleh Sunderland dalam pertandingan sengit di Stadium of Light, Jumat (8/11/2025). Leandro Trossard sempat membawa The Gunners unggul lewat gol spektakuler, namun gol telat Brian Brobbey di masa *injury time* membuyarkan kemenangan yang sudah di depan mata bagi tim tamu.

Hasil ini menjadi ‘fikse domper’ atau pukulan telak bagi skuad asuhan Mikel Arteta. Ini menghentikan laju kemenangan beruntun Arsenal yang telah mencapai sepuluh pertandingan di liga. Kegagalan meraih tiga poin penuh ini menimbulkan tanda tanya besar terhadap konsistensi Arsenal dalam menghadapi tekanan di jalur perburuan gelar.

Pertandingan pekan ke-11 Premier League ini dimulai dengan kejutan ketika Sunderland, tim promosi yang tampil gigih, berhasil memimpin lebih dulu. Bek Daniel Ballard, yang ironisnya merupakan produk akademi Arsenal, menjebol gawang Aaron Ramsdale pada menit ke-36. Gol tersebut menjadi yang pertama bersarang di gawang Arsenal dalam delapan pertandingan terakhir, mengguncang Stadium of Light dengan sorakan gembira para suporter tuan rumah.

Memasuki babak kedua, Arsenal berupaya bangkit dan meningkatkan intensitas serangan secara signifikan. Tekanan yang mereka berikan akhirnya membuahkan hasil ketika Bukayo Saka berhasil menyamakan kedudukan, membakar semangat tim London Utara. Gol penyeimbang ini mengubah dinamika permainan, membuat momentum seolah bergeser ke arah tim tamu.

Sorotan utama dan momen paling indah pertandingan datang dari kaki Leandro Trossard. Pemain internasional Belgia itu melepaskan tendangan roket dari luar kotak penalti yang menukik indah ke sudut atas gawang Sunderland, membawa Arsenal berbalik unggul 2-1. Gol tersebut, yang digambarkan sebagai ‘fameuze raket’ atau roket terkenal, menampilkan kualitas individu Trossard yang sedang berada di puncak performanya musim ini, dengan empat gol dan empat assist di Premier League.

Namun, keunggulan Arsenal yang krusial itu tidak bertahan hingga peluit akhir pertandingan. Di menit ke-94 masa tambahan waktu, penyerang Sunderland, Brian Brobbey, berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Gol dramatis tersebut membuat Stadium of Light bergemuruh kembali, sekaligus membungkam para pendukung Arsenal yang sudah bersiap merayakan kemenangan dan memuncak di klasemen sementara.

Hasil imbang ini terasa seperti kekalahan bagi Arsenal, yang kini telah kehilangan poin untuk ketiga kalinya musim ini. Mereka gagal memaksimalkan kesempatan untuk menjauh dari para pesaing utama, terutama menjelang pertandingan krusial antara Manchester City dan Liverpool yang akan saling berhadapan.

Share This Article