Sport Bantah Klaim Fábio Mota Terkait Transfer Kiper

3 Min Read

Recife – Sport Club do Recife secara tegas membantah pernyataan Presiden Esporte Clube Vitória, Fábio Mota, mengenai negosiasi transfer kiper Thiago Couto dan masa depan Gabriel Vasconcelos. Bantahan ini disampaikan menyusul klaim Mota yang dinilai menyesatkan, terutama terkait besaran denda dan keinginan pemain.

Fábio Mota sebelumnya menyatakan bahwa denda untuk mengizinkan Thiago Couto bermain melawan Vitória adalah sebesar R$1 juta. Ia juga mengemukakan bahwa Gabriel Vasconcelos, yang saat ini dipinjamkan dari Vitória ke Sport, telah menyatakan keinginan untuk kembali ke klub asalnya pada tahun 2026. Mota bahkan mengkritik Sport karena tidak menjalin komunikasi langsung dengan sang kiper.

Namun, pihak Sport segera memberikan klarifikasi. Melalui direktur umumnya, Enrico Ambrogini, klub berjuluk Leão da Ilha itu meluruskan informasi mengenai besaran denda. “Multa, de fato, adalah R$ 1,5 juta,” kata Enrico Ambrogini, direktur umum Sport, seperti dilansir oleh NE45, sebuah media berita olahraga terkemuka.

Ambrogini lebih lanjut menuduh pernyataan Mota sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian dari isu pembayaran denda yang sebenarnya. “Fakta palsu telah diciptakan untuk mengalihkan dari poin utama: denda akan dibayarkan. Tidak ada kesepakatan, tidak ada pertukaran,” tegas Ambrogini dalam wawancara eksklusif dengan NE45. Pernyataan Mota ini muncul saat Gabriel Vasconcelos sedang dalam masa suspensi, sehingga Vitória terpaksa mempertimbangkan untuk memainkan Thiago Couto.

Awalnya, Fábio Mota melakukan pendekatan kepada Sport untuk mencapai kesepakatan terkait Thiago Couto. Situasi ini muncul karena Gabriel Vasconcelos tidak dapat bermain, yang berarti Vitória harus menurunkan Thiago Couto sebagai penjaga gawang utama. Kesepakatan yang dibicarakan tersebut melibatkan pembayaran denda untuk memungkinkan Thiago Couto tampil melawan mantan klubnya, Sport.

Meskipun Sport memiliki keinginan kuat untuk mempertahankan Gabriel Vasconcelos, Presiden Vitória, Fábio Mota, telah secara tegas menepis kemungkinan penjualan pemain tersebut. Mota menyatakan bahwa Gabriel akan kembali ke Vitória untuk mengarungi musim 2026, mengingat sang kiper masih terikat kontrak dengan Vitória hingga tahun 2027. Di sisi lain, Sport juga menunjukkan ketertarikan untuk tetap mempertahankan Thiago Couto, mengingat penampilannya.

Perselisihan mengenai transfer dan denda ini juga menyoroti kondisi finansial Sport. Klub yang sedang bergulat dengan krisis keuangan, termasuk keterlambatan pembayaran gaji dan hak citra, diperkirakan akan menerima lebih dari R$1 juta dari Vitória. Dana ini, yang kemungkinan besar berasal dari pembayaran denda, akan sangat vital untuk membantu meringankan beban finansial klub yang sedang berjuang keras.

Konflik verbal dan negosiasi yang rumit ini menambah bumbu rivalitas antara kedua klub tradisional asal Timur Laut Brasil tersebut. Dengan semakin dekatnya akhir musim 2025, masa depan kedua kiper, Gabriel Vasconcelos dan Thiago Couto, serta penyelesaian denda yang masih menjadi sorotan, tetap akan menjadi topik hangat dalam beberapa waktu ke depan di kancah sepak bola Brasil.

Share This Article