Pasar transfer musim dingin di kancah sepak bola Eropa kembali memanas dengan kabar mengejutkan yang datang dari Italia. Media-media Negeri Pizza ramai memberitakan bahwa SL Benfica, salah satu raksasa Portugal, tengah membidik mantan gelandang FC Porto, João Mário, yang saat ini memperkuat Juventus. Kabar ini bukan tanpa alasan, melainkan bagian dari skema pertukaran pemain yang melibatkan bintang muda Benfica, Andreas Schjelderup.
Menurut laporan yang beredar luas di media-media olahraga Italia, Juventus dikabarkan sangat tertarik untuk mendatangkan Andreas Schjelderup. Klub raksasa Turin itu ingin mengamankan jasa pemain sayap Norwegia tersebut dengan status pinjaman. Sebagai bagian dari tawaran untuk memuluskan transfer ini, Juventus disebut-sebut siap memasukkan nama João Mário, pemain yang pernah menjadi bagian penting di lini tengah FC Porto, ke dalam kesepakatan dengan Benfica.
João Mário, yang kini berusia 31 tahun, tidak mendapatkan banyak waktu bermain di Juventus musim ini. Tercatat, ia hanya tampil dalam 12 pertandingan dengan total 358 menit di lapangan. Situasi ini mendorong spekulasi bahwa sang gelandang mungkin terbuka untuk mencari klub baru demi mendapatkan menit bermain yang lebih reguler, sebuah kondisi yang bisa menjadi keuntungan bagi Benfica jika kesepakatan pertukaran ini terwujud. Pengalamannya di liga domestik Portugal dan sepak bola Eropa, termasuk bersama FC Porto, menjadi nilai tambah yang signifikan.
Sementara itu, Andreas Schjelderup, talenta muda berusia 19 tahun, telah menarik perhatian sejumlah klub besar Eropa berkat penampilannya yang menjanjikan bersama Benfica. Selain Juventus, klub Serie A lainnya, Parma, juga disebut-sebut memiliki minat untuk meminjam Schjelderup. “Menurut laporan Gianluca Di Marzio, jurnalis Sky Sport yang dikenal ahli dalam bursa transfer, Juventus disebut-sebut sangat menginginkan Andreas Schjelderup dan melihat João Mário sebagai bagian integral dari penawaran untuk mendapatkan pemain muda Benfica tersebut,” ungkap seorang sumber anonim yang dekat dengan negosiasi transfer di Italia, seperti dilansir oleh berbagai media olahraga terkemuka Italia.
Minat Juventus terhadap Schjelderup menunjukkan pengakuan atas potensi besar sang pemain, sementara keinginan untuk menyertakan João Mário dalam kesepakatan mencerminkan upaya strategis klub Italia tersebut untuk menyeimbangkan skuad. Bagi Benfica, mendapatkan pemain berpengalaman seperti João Mário bisa menjadi suntikan kualitas yang berharga di lini tengah, sekaligus menyelesaikan situasi pemain yang kurang menit bermain di klub besar.
Selain saga João Mário-Schjelderup, Benfica juga dilaporkan aktif di pasar transfer untuk memperkuat lini serang mereka. Klub berjuluk Águias ini tengah melakukan negosiasi intensif untuk mendatangkan penyerang tengah Lorenzo Lucca dari Napoli. Namun, Benfica tidak sendiri dalam perburuan Lucca, karena rival abadi mereka, FC Porto, juga disebut-sebut memiliki ketertarikan yang sama terhadap striker asal Italia tersebut. Hal ini menciptakan persaingan sengit di bursa transfer antara dua klub terbesar di Portugal.
“Benfica secara aktif memantau pasar dan melakukan pendekatan strategis untuk memperkuat skuat. Mário Branco, kepala sepak bola profesional klub, secara pribadi memimpin negosiasi penting untuk beberapa target,” kata seorang pejabat internal Benfica, seperti dilaporkan oleh 24 Notícias, menyoroti intensitas aktivitas transfer klub dan upaya mereka untuk mendapatkan pemain berkualitas tinggi di awal Januari 2026 ini.
Benfica tampaknya bertekad untuk memanfaatkan jendela transfer musim dingin ini sebaik mungkin untuk menyesuaikan dan memperkuat tim demi sisa musim. Baik skema pertukaran yang melibatkan João Mário maupun perburuan Lorenzo Lucca menunjukkan ambisi klub untuk tetap kompetitif di semua ajang. Dengan perkembangan ini, para penggemar sepak bola di Portugal dan Italia akan menantikan bagaimana drama transfer ini akan berakhir dalam beberapa hari dan minggu ke depan.
