Jawa Timur Siaga Hujan Lebat 8-10 Januari BMKG Juanda Ingatkan Potensi Bencana

2 Min Read

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Timur di Juanda telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem. Selama periode 8 hingga 10 Januari 2026, sejumlah wilayah di Jawa Timur diprediksi akan mengalami hujan lebat yang berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang. Peringatan ini dikeluarkan untuk mendorong masyarakat dan pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

BMKG Juanda merinci bahwa potensi hujan intensitas tinggi ini melanda beberapa daerah strategis dan rentan di Jawa Timur. Wilayah yang diidentifikasi berisiko tinggi mencakup sebagian besar pesisir selatan Jawa Timur, kawasan pegunungan, serta beberapa daerah dataran rendah yang secara historis sering dilanda banjir. Beberapa kota dan kabupaten yang patut mewaspadai kondisi ini antara lain Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Malang Raya, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Banyuwangi, Kediri, dan Madiun.

Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan terjadi akibat beberapa faktor meteorologis. Analisis BMKG menunjukkan adanya peningkatan aktivitas Monsun Asia yang membawa massa uap air dari wilayah Samudra Hindia ke daratan. Selain itu, kondisi labilitas atmosfer di atas wilayah Jawa Timur yang cukup kuat turut memicu pembentukan awan-awan konvektif penghasil hujan lebat. Kelembapan udara yang tinggi di lapisan bawah dan menengah atmosfer juga berkontribusi pada intensifikasi curah hujan.

\

Share This Article