Rencana Monaco untuk Paul Pogba Gagal Total Akibat Badai Cedera Berulang

2 Min Read

CEO AS Monaco, Thiago Scuro, secara terbuka menyatakan bahwa rencana klub untuk gelandang bintang Paul Pogba tidak berjalan sesuai harapan. Pernyataan mengejutkan ini muncul di tengah serangkaian cedera berkelanjutan yang menghantam Pogba sejak kedatangannya di klub Ligue 1 Prancis sebagai agen bebas pada musim panas lalu. Kondisi ini menjadi pukulan telak bagi Monaco dan masa depan karir Pogba yang penuh pertanyaan.

Scuro membuat pengakuan tersebut pada pekan lalu, sekitar 14 Januari 2026, menyoroti frustrasi mendalam atas ketidakmampuan pemain internasional Prancis itu untuk mendapatkan kembali kebugaran penuh. Sejak bergabung, Pogba hanya mampu mencatatkan 30 menit bermain dalam tiga penampilan pengganti di Ligue 1. Cedera betis yang dideritanya sejak 12 Desember 2025 menjadi masalah terbaru yang membuatnya kembali menepi dari lapangan hijau. Akibatnya, Pogba dipastikan absen dalam pertandingan Liga Champions Monaco yang krusial melawan Real Madrid pada 20 Januari 2026.

Kegagalan Pogba untuk secara konsisten hadir di lapangan telah menimbulkan keraguan besar mengenai kebijaksanaan klub merekrutnya. Ekspektasi tinggi menyertai kepindahannya ke Monaco setelah skorsing panjang terkait pelanggaran doping yang dicabut pada tahun 2025. Namun, hingga kini, ia belum mampu memberikan kontribusi signifikan yang diharapkan dari seorang pemenang Piala Dunia. Situasi ini tidak hanya merugikan klub dalam hal performa, tetapi juga membahayakan ambisi pribadi Pogba untuk kembali ke level tertinggi dan kemungkinan tampil di Piala Dunia 2026 bersama Tim Nasional Prancis.

Scuro tidak menyembunyikan kekecewaannya terhadap kondisi ini. \

Share This Article