Penjaga gawang PSS Sleman, Muhammad Fahri, dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami benturan keras di kepala saat membela timnya melawan Persiku Kudus. Insiden nahas ini terjadi pada laga lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Senin, 17 November 2025 malam WIB. Fahri harus segera mendapat penanganan medis intensif setelah bertabrakan dengan striker lawan, Igor Henrique, yang menyebabkan kekhawatiran serius akan kondisi kesehatannya.
Benturan tersebut terjadi sekitar menit ke-70 atau 72 pertandingan, ketika Fahri berupaya menghalau serangan dari tim Macan Muria. Upaya heroiknya dalam menjaga gawang PSS Sleman berujung pada tabrakan tak terhindarkan dengan Igor Henrique. Sontak, insiden tersebut menghentikan jalannya pertandingan dan memicu respons cepat dari tim medis yang langsung memasuki lapangan untuk memberikan pertolongan pertama kepada Fahri.
Setelah mendapatkan penanganan awal di lapangan, kondisi Fahri yang dinilai memerlukan observasi lebih lanjut membuat tim medis memutuskan untuk segera membawanya ke rumah sakit. Ambulans pun segera masuk ke lapangan untuk mengevakuasi kiper muda tersebut. Momen ini menciptakan suasana tegang dan haru di Stadion Maguwoharjo, dengan para pemain, ofisial, dan suporter PSS Sleman menunjukkan kekhawatiran mendalam terhadap Fahri.
Menurut laporan dari tim medis PSS Sleman, hasil pemindaian CT Scan menunjukkan adanya tanda-tanda benturan di kepala Fahri. Dr. Riko Arundito, tim medis PSS Sleman, menjelaskan secara detail mengenai temuan tersebut. “Setelah dilakukan CT Scan memang terdapat adanya tanda benturan kepala ditandai dengan adanya bengkak di bagian dalam otak dari Fahri,” ujar dr. Riko Arundito, seperti dilansir Kumparan.
Namun demikian, ada kabar baik mengenai perkembangan kondisi Fahri. Dr. Riko Arundito juga menyampaikan bahwa Fahri sudah menunjukkan tanda-tanda pemulihan awal. “Kondisi Fahri sudah mulai membaik, masih bisa berkomunikasi, dan keluhan pusing dan nyeri sudah mulai berkurang,” tambah dr. Riko Arundito, memberikan update terbaru mengenai kondisi sang kiper. Ia kini dalam pantauan intensif untuk memastikan pemulihan yang optimal.
Manajemen PSS Sleman menunjukkan dukungan penuh terhadap Muhammad Fahri. Melalui pernyataan resmi yang dirilis di situs klub, manajer PSS Sleman, Kim Jeffrey Kurniawan, bersama dengan tim medis, mengonfirmasi insiden tersebut dan menegaskan komitmen klub untuk mendampingi Fahri. PSS Sleman akan memastikan bahwa Fahri mendapatkan penanganan terbaik dan pemantauan berkelanjutan selama masa pemulihan.
Dukungan juga datang dari seluruh elemen tim, mulai dari jajaran pelatih, rekan-rekan setim, hingga para suporter setia PSS Sleman yang membanjiri media sosial dengan doa dan harapan bagi kesembuhan Fahri. Insiden ini memang sempat membayangi jalannya pertandingan, namun semangat juang PSS Sleman tidak padam. Mereka berhasil bangkit dan meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Persiku Kudus.
Pada pertandingan tersebut, PSS Sleman sempat tertinggal terlebih dahulu oleh gol Igor Henrique di menit awal pertandingan. Namun, ‘Elang Jawa’ berhasil membalikkan keadaan melalui gol Junior Haqi pada menit ke-48 dan Irvan Mofu pada menit ke-90+6. Kemenangan ini didedikasikan untuk Fahri, sebagai bentuk solidaritas dan motivasi bagi sang kiper untuk segera kembali merumput.
Kehilangan Fahri di tengah pertandingan jelas merupakan pukulan berat bagi PSS Sleman, mengingat perannya yang krusial di bawah mistar gawang. Namun, kesigapan tim dan semangat juang yang tinggi berhasil mengantarkan mereka meraih tiga poin penting. Insiden ini juga menjadi pengingat akan risiko cedera yang selalu membayangi para atlet dalam setiap pertandingan.
Selama di rumah sakit, Fahri akan terus menjalani serangkaian pemeriksaan dan perawatan untuk memastikan tidak ada komplikasi lebih lanjut. Tim medis PSS Sleman akan berkoordinasi erat dengan pihak rumah sakit untuk memantau setiap perkembangan dan mengambil langkah-langkah medis yang diperlukan. Prioritas utama saat ini adalah memastikan Fahri pulih sepenuhnya dan kembali sehat seperti sedia kala.
Semua pihak berharap Fahri dapat segera pulih sepenuhnya dan kembali memperkuat PSS Sleman di sisa kompetisi. Kondisi ini menyoroti pentingnya protokol keselamatan dan kesiapsiagaan medis dalam dunia sepak bola. Klub dan seluruh pendukung PSS Sleman terus mengirimkan energi positif dan doa untuk pemulihan cepat Muhammad Fahri.
