Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, berhasil melangkah ke babak semifinal Australian Open 2025. Mereka akan menghadapi wakil Thailand, Ruttanapak Oupthong/Jhenicha Sudjaipraparat, dalam laga yang krusial di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Australia, pada Sabtu, 22 November 2025.
Pertandingan semifinal ini memiliki signifikansi ganda bagi Jafar/Felisha. Selain memperebutkan tiket menuju final, laga ini juga menjadi ajang revans setelah kekalahan mereka dari pasangan Thailand tersebut di Hylo Open 2025 pada bulan Oktober lalu. Kemenangan di semifinal juga akan menjadi penentu penting dalam perburuan posisi menuju BWF World Tour Finals 2025.
Perjalanan Jafar/Felisha menuju semifinal tidak mudah. Mereka harus berjuang keras di babak perempat final pada Jumat, 21 November 2025, melawan unggulan kelima asal Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje. Setelah tertinggal di gim pertama dengan skor 17-21, Jafar/Felisha bangkit di dua gim berikutnya dan mengamankan kemenangan lewat rubber game dengan skor 21-14 dan 21-13.
Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu mengungkapkan bahwa performa mereka di perempat final masih perlu ditingkatkan. “Kami belum terlalu puas dengan penampilan kami, belum sesuai harapan. Tetapi, tadi kami bisa mengatasi serangan lawan, komunikasi berjalan dengan baik dan bisa bermain konsisten,” kata Felisha, seperti dilansir dari laporan PBSI.
Menatap laga semifinal, Jafar Hidayatullah menyatakan fokus utama mereka adalah pemulihan dan persiapan maksimal. “Setelah ini kami mau recovery dulu, mau fit lagi untuk besok. Penentuan siapa yang akan ke World Tour Finals, kami atau pasangan Thailand,” ujar Jafar, seperti dikutip Liputan6.com. Ia menambahkan pentingnya mempelajari strategi lawan dan tidak terbebani hasil. “Kami juga akan pelajari pertandingan melawan mereka saat kalah di Hylo Open lalu. Yang terpenting kami tidak boleh terlalu memikirkan hasil, menang atau kalah, ke WTF atau tidak. Kami mau fokus main bagus dulu.”
Jafar/Felisha yang merupakan unggulan kedua dengan peringkat 11 dunia, berharap dapat menampilkan permainan terbaik mereka dan membalas kekalahan sebelumnya. Australian Open 2025 sendiri merupakan turnamen BWF World Tour Super 500 dengan total hadiah sebesar USD 475.000, atau sekitar 7,8 miliar rupiah. Ini menambah motivasi para atlet untuk memberikan performa maksimal.
Dengan tujuh wakil Indonesia yang berhasil menembus babak semifinal di berbagai sektor, termasuk ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, harapan untuk membawa pulang gelar juara dari Sydney semakin besar. Dukungan penuh dari para penggemar bulutangkis Indonesia diharapkan mampu membakar semangat para atlet untuk berprestasi di panggung internasional.
