Tiffany & Co., rumah perhiasan mewah ikonik, tengah merintis jalan baru dalam industri dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memperkaya keahlian manusia, bukan menggantikannya. Strategi ini diterapkan di seluruh operasional perusahaan, mulai dari proses desain yang rumit hingga interaksi pelanggan dan pengelolaan inventaris global. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi, personalisasi, dan kreativitas, sambil tetap mempertahankan nilai inti kemewahan dan sentuhan personal.
Integrasi AI oleh Tiffany & Co. mencerminkan pergeseran paradigma di mana teknologi berfungsi sebagai alat pendukung yang kuat bagi para ahli. \
