Diablo Merah Toluca Ukir Sejarah 11 Gelar Liga MX

2 Min Read

Deportivo Toluca Fútbol Club, raksasa sepak bola Meksiko yang berjuluk ‘Diablos Rojos’, telah menorehkan sejarah gemilang dengan meraih sebelas gelar Liga MX sepanjang eksistensinya. Pencapaian ini menempatkan mereka sebagai klub ketiga tersukses di Liga Meksiko, sejajar dengan para elite dan selalu menjadi ancaman serius bagi setiap lawan. Setiap trofi bukan hanya sekadar piala, melainkan cerminan dari dedikasi, strategi brilian, dan semangat juang yang tak kenal menyerah dari para pemain dan staf kepelatihan yang berjuang di lapangan hijau.

Perjalanan panjang menuju kejayaan dimulai pada musim 1966-1967, ketika Toluca, setelah 13 tahun berkompetisi di Divisi Primera, akhirnya merasakan manisnya gelar juara Liga MX. Di bawah asuhan pelatih legendaris Ignacio Trelles, tim ini tidak hanya berhenti di satu gelar, melainkan berhasil mempertahankan dominasinya pada musim 1967-1968, mencatatkan bicampeonato yang menjadi fondasi awal kejayaan klub. Momen bersejarah ini menandai awal era keemasan bagi klub yang bermarkas di Estadio Nemesio Díez, Toluca, Estado de México.

Gelar ketiga tiba pada musim 1974-1975, sebuah kampanye di mana Toluca menunjukkan ketangguhan luar biasa. Gol semata wayang dari striker Ekuador, Ítalo Estupiñán, dalam pertandingan krusial melawan León, mengamankan kemenangan 1-0 dan mengukuhkan posisi mereka di puncak. Kemenangan ini menegaskan Toluca sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan di kancah sepak bola Meksiko, bukan hanya sekadar kuda hitam yang sesekali mengejutkan.

Era turnamen pendek di Meksiko, yang dimulai pada tahun 1996, justru menjadi panggung bagi Toluca untuk bersinar lebih terang. Di bawah kendali pelatih jenius Enrique Meza, tim ini mengukir tricampeonato yang menakjubkan pada Verano 1998, 1999, dan 2000. Sebuah periode dominasi yang memukau, di mana bintang-bintang seperti José Saturnino Cardozo, sang pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub dengan 258 gol, menjadi motor utama serangan tim.

Share This Article